sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani sebut kondisi ekonomi membaik, ini datanya

Penjualan alat berat disebut juga mengalami lonjakan tinggi. Menurutnya, ini menggambarkan pemulihan ekonomi mulai jalan.

Anisatul Umah
Anisatul Umah Senin, 28 Mar 2022 18:21 WIB
Sri Mulyani sebut kondisi ekonomi membaik, ini datanya

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, berpendapat, kondisi pandemi Covid-19 saat ini semakin terkendali. Diharapkan tetap terjaga saat memasuki Ramadan dan Idulfitri.

Menurutnya, Indonesia termasuk negara yang masih mampu mengelola pandemi dengan penurunan kasus di dalam negeri, baik dari sisi kasus harian dan kasus kematian, seiring vaksinasi yang meningkat.

"Kita melihat yang sudah divaksin pertama [sebesar] 72,5% atau 195,8 juta rakyat yang sudah dapatkan vaksin dosis pertama dan vaksin dosis kedua 157,8 juta atau 58,4% dari populasi kita," ucapnya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (28/3). Sementara itu, capaian vaksinasi dosis ketiga (booster) sudah mencapai 19,96 juta.

Sri Mulyani berharap, masyarakat yang akan mudik sudah mendapatkan dosis penguat. Dengan demikian, imunitasnya lebih tinggi.

"Seiring dengan perbaikan kondisi Covid, mobilitas masyarakat kita juga sudah semakin membaik. Kita melihat dari Google Mobility Index, adanya kenaikan aktivitas masyarakat dan ini terlihat semakin tinggi," tuturnya.

Di sisi lain, menurutnya, aktivitas konsumsi masyarakat juga meningkat dengan indeks keyakinan yang masih cukup tinggi di level optimistis. Meski sempat ada penurunan akibat melonjaknya kasus Omicron, katanya, masih ada di level yang tinggi dibandingkan 2021 dan 2020.

"Retail Sales Index kita juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan, 14,5%," jelasnya. "Pertumbuhan dari konsumsi listrik, baik bagi industri dan bagi bisnis, juga mengalami pertumbuhan dan peningkatan cukup stabil."

Sri Mulyani menjelaskan, pertumbuhan konsumsi listrik industri ada di posisi 14,1% dan bisnis 9,3%. Ini menggambarkan ekonomi dari sisi produksi, baik untuk manufaktur dan bisnis, menunjukkan ada geliat yang membaik.

Sponsored

Lebih lanjut, dia mengatakan, indikator dini lainnya dari sisi permintaan. Dari sisi investasi dilihat dari beberapa proxy indicator, seperti konsumsi semen dan mobil niaga.

Penjualan semen tercatat mengalami pertumbuhan 2,7%. Meski lebih rendah dari bulan sebelumnya, tapi menurutnya, dari sisi level masih menunjukkan tingkatan yang sehat.

"Kita juga melihat dari sisi penjualan mobil niaga dan alat berat. [Ini] menggambarkan adanya level yang cukup tinggi meskipun kalau kita lihat dari sisi growth sudah mulai normalize, tapi kalau kita lihat levelnya penjualan niaga di 20.841," terangnya.

Penjualan alat berat disebut juga mengalami lonjakan tinggi. Menurutnya, ini menggambarkan pemulihan ekonomi mulai jalan. "Enggak hanya manufaktur, industri, dan bisnis, tapi juga kegiatan konsumsi," tandas Sri Mulyani.

Berita Lainnya
×
tekid