sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Tertekan pajak dan bunga, Laba Cardig Aero Services turun

Kinerja perusahaan jasa transportasi udara PT Cardig Aero Services Tbk. (CASS) tertekan pajak dan beban bunga.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 11 Okt 2019 19:24 WIB
Tertekan pajak dan bunga, Laba Cardig Aero Services turun

Kinerja perusahaan jasa transportasi udara PT Cardig Aero Services Tbk. (CASS) tertekan pajak dan beban bunga.

Cardig Aero Services membukukan pendapatan sebesar Rp1,041 triliun pada semester I-2019. Pendapatan perseroan tersebut meningkat 6,2% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp980,5 miliar.

Direktur Keuangan Cardig Aero Services, Sutji Relowati, mengatakan laba operasional perseroan turut meningkat 8,2% menjadi Rp185 miliar, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Tapi, laba bersih perseroan menurun 5,6% menjadi Rp45,3 miliar pada semester pertama tahun buku 2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp48,014 miliar," kata Sutji di Jakarta (11/10).

Sutji mengatakan penurunan laba bersih tersebut diakibatkan oleh kenaikan beban bunga dan beban pajak penghasilan. Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 Juni 2019, beban pajak penghasilan perseroan naik 13,1% menjadi Rp50,37 miliar, dari Rp44,50 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sutji melanjutkan, pendapatan dari CAS Destination memberikan kontribusi terbesar pada perseroan, sebesar 80,6% terhadap total pendapatan perseroan.

"Kontribusi CAS Destination terhadap total pendapatan perseroan mencapai Rp839,3 miliar pada semester I-2019, atau meningkat 9,9% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu," kata Sutji.

Sementara, kontribusi CAS Food terhadap total pendapatan perseroan mencapai Rp138,5 miliar pada semester I-2019. Jumlah ini menurun 15,3% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Sponsored

"Pendapatan dari CAS Food memberikan kontribusi sebesar 13,3% terhadap total pendapatan perseroan," tutur Sutji.

Kemudian, pendapatan dari jasa Aircraft Release & Maintenance dan Cargo & Ground Handling, masing-masing meningkat 8% dan 10,1% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Sutji melanjutkan, kontribusi CAS Facility terhadap total pendapatan perseroan mencapai Rp47,3 miliar pada semester pertama tahun buku 2019, atau meningkat 24,3% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Pendapatan dari CAS Facility memberikan kontribusi sebesar 4,5% terhadap total pendapatan perseroan.

Lalu, kontribusi CAS People terhadap total pendapatan perseroan mencapai Rp16,5 miliar pada semester I-2019, atau meningkat 7,9% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Pendapatan dari CAS People memberikan kontribusi sebesar 1,6% pada total pendapatan Perseroan.

Untuk diketahui, perseroan mencatatkan total aset lancar sebesar Rp949,6 miliar pada paruh pertama 2019, atau meningkat 1,32% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp928,7 miliar.

Kemudian, total utang perseroan mengalami penurunan 7,29% menjadi sebesar Rp1,120 triliun bila dibandingkan dengan total utang perseroan pada periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp1,17 triliun.

Sedangkan, total ekuitas perseroan meningkat 7,45% menjadi sebesar Rp880,4 miliar bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp836 miliar.

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB