sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kutip ayat Alquran, Putin serukan perdamaian di Yaman

Putin mengutip surah Ali-Imran ayat 103 untuk menyerukan diakhirinya perang saudara di Yaman.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 17 Sep 2019 18:12 WIB
Kutip ayat Alquran, Putin serukan perdamaian di Yaman

Mendesak diakhirinya perang Yaman, Presiden Rusia Vladimir Putin mengutip ayat Alquran. Perang di Yaman yang terjadi antara koalisi pimpinan Arab Saudi melawan kelompok pemberontak Houthi telah berlangsung sejak 2015. 

"Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu jadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara," kata Putin mengutip surah Ali-Imran ayat 103 dalam jumpa persnya bersama dengan mitranya, Presiden Iran Hassan Rouhani dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Senin (16/9) seperti dilansir Russia Today.

Putin juga mereferensikan ajaran Alquran lainnya tentang bagaimana kekerasan hanya sah digunakan untuk membela diri. Dengan setengah bercanda, dia menyarankan Arab Saudi untuk membeli sistem pertahanan udara Rusia, sebagaimana yang telah dilakukan Iran dan Turki.

Sebelum merujuk pada ayat Alquran, Putin lebih dulu meminta persetujuan Erdogan dan Rouhani. Ketiga pemimpin memperingatkan bahwa invasi yang dipimpin Arab Saudi ke Yaman, telah mengakibatkan puluhan ribu jiwa melayang dan menghancurkan negara itu.

Pertemuan Putin, Rouhani dan Erdogan di Ankara bertujuan untuk membahas krisis Suriah. Mereka sepakat untuk meredakan ketegangan di Idlib. 

Rusia dan Iran mendukung rezim Bashar al-Assad, sementara Turki bersama dengan Amerika Serikat dan sekutu Eropa serta Arab Saudi menyokong oposisi.

Hingga hari ini, koalisi pimpinan Arab Saudi belum dapat mengalahkan kelompok pemberontak Houthi. Belakangan, ketegangan meningkat usai serangan terhadap dua fasilitas Saudi Aramco, perusahaan minyak nasional Arab Saudi, pada Sabtu (14/9).

Serangan mengenai pabrik pengolahan Abqaiq dan ladang minyak Khurais, memangkas produksi minyak sebesar 5,7 juta barel per hari.

Sponsored

Kelompok pemberontak Houthi telah menyatakan bertanggungjawab atas serangan yang menurut mereka dilakukan dengan drone. Namun, sejumlah pejabat Amerika Serikat, termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo meragukan klaim Houthi.

Menurut para pejabat AS, serangan tidak berasal dari Yaman melainkan dari Iran dan mungkin melibatkan rudal jelajah.

Berita Lainnya