sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mantan Presiden Amerika George Bush dilarikan ke rumah sakit

Mantan Presiden Amerika Serikat George Herbert Walker Bush harus dilarikan ke rumah sakit lantaran tekanan darah rendah dan kelelahan.

Sukirno
Sukirno Selasa, 29 Mei 2018 06:30 WIB
Mantan Presiden Amerika George Bush dilarikan ke rumah sakit

Mantan Presiden Amerika Serikat George Herbert Walker Bush harus dilarikan ke rumah sakit lantaran tekanan darah rendah dan kelelahan.

Bloomberg, pada Senin (28/5), melaporkan tepat pukul 14.00 waktu setempat, Jim McGrath, seorang juru bicara Bush (93) mengatakan Bush terjaga, waspada, dan tidak merasa nyaman.

Dia menyebut, Bush akan menghabiskan setidaknya beberapa hari di rumah sakit untuk pemeriksaan dan perawatan.

Bush dilarikan ke Southern Maine Health Care di Biddeford, AS. Seorang juru bicara menyebutkan pada Minggu bahwa semua informasi akan dirilis resmi oleh keluarga Bush.

Tercatat, Bush tengah berlibur musim panas di Maine sejak 20 Mei lalu. Sekitar sebulan setelah kematian istrinya, Barbara (73), keluarga menyebut presiden AS ke-41 itu ingin sekali kembali ke kompleks keluarga Walker's Point. 

Dia selalu mengunjungi wilayah itu tiap musim panas sejak kecil. Kecuali saat pecahnya perang dunia kedua.

Sabtu lalu, Bush menghadiri jamuan sarapan panecake di pos pasukan AS di Kennebunkport. Dia dijadwalkan untuk menghadiri pawai Memorial Day di kota itu pada Senin ini.

Memang, Bush yang memiliki penyakit parkinson dan riwayat pneumonia dan infeksi lainnya sempat dirawat di rumah sakit di Houston lantaran infeksi, pada 22 April, sehari setelah pemakaman sang istri. Bush dirawat selam sekitar 13 hari.

Sponsored

Sejak saat itu, dia menggunakan kursi roda dan skuter listrik untuk mobilitasnya. Dia telah dirawat di rumah sakit beberapa kali dalam tahun-tahun terakhir akibat pernapasan.

George H.W. Bush adalah ayah dari George Walker Bush, persiden AS sebelum Barack Husein Obama. Bush senior ini menduduki jabatan orang nomor satu di AS pada 20 Januari 1989-20 Januari 1993.

Berita Lainnya