sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Restoran Jepang Yoshinoya pecat direktur akibat komentar seksis

Restoran waralaba makanan cepat saji yang berbasis di Jepang, Yoshinoya, baru saja mengumumkan pemecatan terhadap Masaaki Ito.

Nadia Lutfiana Mawarni
Nadia Lutfiana Mawarni Selasa, 19 Apr 2022 19:43 WIB
Restoran Jepang Yoshinoya pecat direktur akibat komentar seksis

Restoran waralaba makanan cepat saji yang berbasis di Jepang, Yoshinoya, baru saja mengumumkan pemecatan terhadap Masaaki Ito, direktur yang disebut-sebut melontarkan komentar bernada seksis. Ito disebut telah mengatakan tentang mengambil hati para perempuan muda naif yang terpikat pada produk perusahaannya. Kata-kata yang bernada menyudutkan perempuan itu tidak dapat diterima oleh perusahaan.

Seperti dilansir VOA, Selasa (19/4), Masaaki Ito adalah Direktur Pelaksana Yoshinoya, restoran cepat saji yang terkenal dengan hidangan nasi dan daging sapi. Dia membuat pernyataan seksis saat memberikan kuliah pemasaran di Universitas Waseda Tokyo. Pihak universitas juga mengonfirmasi telah memberhentikan Ito. Namun, hingga saat ini Ito tidak bisa dihubungi untuk memberikan konfirmasi.

Pernyataan resmi perusahaan menyebutkan dalam beberapa tahun terakhir Yoshinoya telah melakukan upaya untuk memperluas daya tarik hidangan kepada perempuan. Dengan demikian, pernyataan yang menyudutkan perempuan sama sekali tidak dapat diterima. Perusahaan dengan tegas mencopot semua posisi Ito.

"Kata-kata dan perbuatannya yang sangat tidak dapat diterima tidak dapat ditoleransi dari sudut pandang hak asasi manusia dan masalah gender," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Sponsored

Meskipun Jepang telah mengambil langkah-langkah menuju kesetaraan gender, negara ini masih jauh tertinggal dalam banyak hal dan berada di peringkat 120 dari 156 negara dalam partisipasi dan peluang ekonomi perempuan dalam indeks Kesenjangan Gender Global Forum Ekonomi Dunia 2021. Topik tersebut menjadi trending di Twitter Jepang, dengan banyak poster mengekspresikan kemarahan.

"Mari kita dekonstruksi pernyataan ini - dia menunjukkan penghinaan terhadap perempuan, kaum muda, orang-orang dari daerah pedesaan, dan produk perusahaannya sendiri," tulis salah satu poster. "Singkatnya, dia cukup banyak menghina sebagian besar pelanggan perusahaannya."

Berita Lainnya
×
tekid