sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sepupu pendiri Black Lives Matter tewas akibat senjata kejut polisi

Setelah dua kali menggunakan taser pada Anderson, polisi kemudian menahannya.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Jumat, 13 Jan 2023 21:31 WIB
Sepupu pendiri Black Lives Matter tewas akibat senjata kejut polisi

Sepupu salah satu pendiri gerakan Black Lives Matter (BLM) AS meninggal tak lama setelah polisi Los Angeles berulang kali menggunakan taser (senjata kejut listrik) padanya.

Rekaman kamera tubuh yang dirilis oleh pihak berwenang Rabu menunjukkan bahwa Keenan Anderson, seorang guru sekolah menengah berusia 31 tahun dan ayah yang berkunjung dari Washington, DC, ditahan oleh beberapa petugas tak lama setelah tabrakan lalu lintas 3 Januari di lingkungan Venesia.

Kamera menunjukkan salah satu siku petugas di leher Anderson saat dia ditahan di tengah jalan, dan Anderson berkata, "Mereka mencoba untuk George Floyd saya!".

George Floyd adalah seorang pria kulit hitam yang dibunuh oleh seorang petugas polisi yang berlutut di lehernya sementara yang lain berdiri. Pembunuhan tahun 2020 menyebabkan gelombang protes nasional.

Setelah dua kali menggunakan taser pada Anderson, polisi kemudian menahannya. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit dengan ambulans dan kemudian dinyatakan meninggal setelah menderita serangan jantung, menurut pernyataan polisi.

“Seorang petugas mengalami luka lecet ringan di tangannya selama penggunaan kekuatan. Detektif dari Divisi Investigasi Angkatan menanggapi tempat kejadian dan sedang menyelidiki insiden ini,” kata pernyataan itu.

Di Instagram, salah satu pendiri BLM Patrisse Cullors berkata: “Ini adalah sepupu saya Keenan Anderson. Dia dibunuh oleh LAPD di Venesia pada tanggal 3 Januari 2023. Sepupu saya adalah seorang pendidik dan bekerja dengan anak-anak usia sekolah menengah. Dia adalah seorang guru bahasa Inggris.”

“LAPD telah membunuh tiga orang tahun ini. Salah satunya adalah anggota keluarga saya. Keenan layak untuk hidup saat ini, anaknya layak untuk diasuh oleh ayahnya. Keenan, kami akan berjuang untuk Anda dan untuk semua orang yang kami cintai yang terkena dampak kekerasan negara,” tambahnya, di samping foto sepupunya.(yenisafak)

Sponsored
Jejak berdarah Sumiarsih dari Gang Dolly

Jejak berdarah Sumiarsih dari Gang Dolly

Minggu, 05 Feb 2023 06:18 WIB
Supaya posyandu lansia tak tersia-sia...

Supaya posyandu lansia tak tersia-sia...

Sabtu, 04 Feb 2023 06:12 WIB
Berita Lainnya
×
tekid