sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Belajar dari film animasi Encanto: Apa itu trauma antargenerasi

Trauma ini digambarkan lewat keluarga Madrigal yang tinggal di sebuah desa yang indah di Kolombia.

Nadia Lutfiana Mawarni
Nadia Lutfiana Mawarni Jumat, 25 Mar 2022 08:53 WIB
Belajar dari film animasi Encanto: Apa itu trauma antargenerasi

Film garapan Disney Encanto, memberi pelajaran penting kepada penontonnya untuk tidak mewariskan trauma antargenerasi. Trauma ini digambarkan lewat keluarga Madrigal yang tinggal di sebuah desa yang indah di Kolombia. Mereka dianggap sebagai keluarga yang mampu menjaga desa dan penduduknya.

Bagaimana tidak, setiap anggota keluarga memiliki hadiah ajaib, sebuah kekuatan super seperti bisa mengubah bentuk, mendatangkan hujan, hingga menyembuhkan orang lain. Namun, bangunan rumah yang ditinggali tiga generasi itu perlahan-lahan mulai menunjukkan keretakan.

Perhatian paling banyak dari film ini ada pada tokoh Bruno (John Leguizamo). Lagu tema We Don't Talk About Bruno menyatakan antipati kolektif keluarga terhadap anggota generasi kedua ini. Bruno adalah anak dari Abuela Alma yang suaminya Pedro meninggal di medan perang. Bruno sendiri memiliki kekuatan super bisa melihat masa depan sehingga dia bisa melihat kejadian buruk dari keretakan rumah.

Melansir Very Well Mind, Encanto menceritakan trauma antargenerasi yang tidak banyak diketahui orang. Dalam satu bagian film, Alma menceritakan kisah tentang keajaiban Keluarga Madrigal dan bagaimana mereka bisa tinggal di desa itu, tetapi yang tidak dia tekankan adalah alasan traumatis di baliknya.

Tentara bersenjata menyerang Alma di desa asal suaminya Pedro, memaksa pasangan itu melarikan diri dari kekerasan dengan bayi kembar tiga mereka. Ketika para penyerang mengejar, Pedro mencoba menahan mereka dan terbunuh tepat di depan istrinya. Saat itulah lilin yang dipegang Alma secara ajaib membelanya dan membawanya ke desa baru yang menjadi tempat tinggal sekarang. Lilin itu pula yang memberi keajaiban bagi keturunan keluarga. Sayangnya, tak banyak anggota keluarga yang tahu bahwa keajaiban mereka berasal dari trauma Alma akibat kematian Pedro.

Jadi meskipun Alma berfokus pada keajaiban yang membuatnya dan kembar tiga tetap hidup, sihir itu muncul dari rasa sakit yang begitu dalam sehingga berdampak pada setiap anggota klan Madrigal. Trauma yang bersembunyi di latar belakang ini membuat kisah multigenerasi Encanto menjadi lensa sempurna untuk memahami dan mengeksplorasi trauma antargenerasi, termasuk apa itu, bagaimana orang mengatasinya, dan apa yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan.

Trauma antargenerasi, yang juga disebut sebagai trauma transgenerasi atau trauma multigenerasi, adalah ketika efek trauma diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sebagai terapis pernikahan dan keluarga Janay Holland mengatakan apa yang terjadi pada satu orang dalam sistem keluarga mempengaruhi seluruh sistem

Misalnya, di Encanto, Abuela Alma mengalami trauma ketika dia mengungsi dari rumah dan kehilangan suaminya. Dampaknya trauma itu berpengaruh pada sistem keluarga meskipun generasi ketiga, termasuk tokoh protagonis Mirabel (Stephanie Beatriz) sudah lahir. Alma telah mewariskan serangkaian harapan yang berujung mendikte tentang cara anggota keluarga mengatasi masalah. Dikte itu berlanjut dengan membatasi cara anggota keluarga mengatasi masalah hidup yang bersifat personal.

Sponsored

“Hal ini menyebabkan mereka mengalami masalah kesehatan mental seperti kecemasan, perfeksionisme, dan takut ditolak,” ujar Holland.

Dosen Psikologi Konseling di Santa Clara University Amerika Serikat Ling Lam mencatat, bahwa akar trauma antargenerasi berakar pada tiga masalah utama. Pertama trauma di tataran kelompok seperti genosida, perang, pemindahan paksa, serta diskriminasi ras dan gender. Kemudian trauma interpersonal seperti kekerasan pasangan, pelecehan, atau penelantaran. Terakhir ada faktor trauma pribadi seperti penyalahgunaan obat atau kecelakaan yang mengubah hidup.

Berita Lainnya