sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dove dan Dian Sastro luncurkan lagu Rambutku Mahkotaku

Lagu dan video klip Rambutku Mahkotaku ini terinspirasi dari cerita-cerita personal yang pernah dialami Dian Sastrowardoyo.

Nadia Lutfiana Mawarni
Nadia Lutfiana Mawarni Jumat, 22 Apr 2022 08:20 WIB
Dove dan Dian Sastro luncurkan lagu Rambutku Mahkotaku

Dove meluncurkan sebuah single Rambutku Mahkotaku sebagai bagian dari kampanye untuk meningkatkan rasa percaya diri bagi perempuan. Lagu ini tercipta berkat kolaborasi Dove bersama aktris Dian Sastrowardoyo. Pembuatan lagu juga melibatkan komposer Eka Gustiwana.

Lagu ini membawa pesan positif untuk mengajak perempuan tampil percaya diri dengan rambutnya. Lagu sudah dirilis dan dapat didengarkan di platform musik Spotify serta Youtube.

Senior Brand Manager Dove Stella Tika Lestari, menekankan bahwa setiap perempuan memiliki versi kecantikan mereka sendiri, termasuk dengan jenis dan pilihan gaya rambutnya. Namun, survei yang dilakukan Dove menyebutkan satu dari dua perempuan kerap mendapat komentar negatif pada rambutnya.

Selain itu, mereka kerap mendapatkan komentar negatif dan ejekan akan gaya atau penampilan rambutnya justru dari orang-orang terdekat yaitu keluarga atau sahabat.

“Melalui lagu Rambutku Mahkotaku, Dove berharap semakin banyak perempuan Indonesia bangga akan mahkotanya,” ungkap Stella dalam keterangan resminya.

Pengalaman mendapatkan ejekan rambut ternyata berdampak pada kepercayaan diri perempuan, bahkan bisa menghambat potensi diri. Sebanyak 88% perempuan merasa kehidupan sosialnya terganggu oleh standar kecantikan rambut, selain itu 75% perempuan kehilangan rasa percaya diri dan 60% perempuan tidak merasa percaya diri untuk keluar rumah.

Menanggapi survei tersebut, Psikolog Klinis Indah Sundari mengatakan, faktor budaya membuat masyarakat memiliki standar kecantikan tersendiri. Tak jarang hal ini diartikan sebagai tuntutan dan keharusan agar perempuan merasa diterima di lingkungannya. Ketika perempuan tampil berbeda, termasuk gaya rambutnya dan merasa tidak diterima, maka akan berdampak pada kondisi psikologisnya.

Ia akan merasa tidak percaya diri, bahkan mungkin merasa tidak berharga. Kondisi ini kemudian akan mengganggu kesehatan mental, menghambat potensi diri, dan membatasi pergaulan.

Sponsored

Lagu dan video klip Rambutku Mahkotaku ini terinspirasi dari cerita-cerita personal yang pernah dialami Dian Sastrowardoyo dan empat perempuan inspiratif yang merepresentasikan keragaman rambut perempuan Indonesia. Mereka adalah Marischka Prudence selaku travel blogger, Poppy Sovia selaku aktris, Agnez Oryza selaku beauty blogger, dan Natya Bestari selaku insinyur perkapalan.

Keempatnya adalah sosok perempuan yang pernah mendapatkan komentar negatif pada rambut. “Dengan menghadirkan sosok seperti ini, diharapkan ada banyak perempuan yang bisa terkoneksi dengan lagu Rambutku Mahkotaku karena memiliki pengalaman yang relevan.” tambah Stella.

Berita Lainnya