close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi sakit perut hebat./Foto Sora Shimazaki/Pexels.com
icon caption
Ilustrasi sakit perut hebat./Foto Sora Shimazaki/Pexels.com
Sosial dan Gaya Hidup
Jumat, 03 Juli 2026 09:56

Sering susah bab? ini 5 penyebab sembelit dan cara mencegahnya

Kurang serat, dehidrasi, hingga jarang berolahraga bisa menyebabkan sembelit. Ketahui penyebab dan cara mencegahnya agar BAB lebih lancar.
swipe

Sembelit merupakan gangguan pencernaan yang umum terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja. Kondisi ini ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih jarang dari biasanya, feses yang keras, atau rasa tidak tuntas setelah buang air besar.

Meski sering dianggap sepele, sembelit dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti perut kembung, nyeri saat buang air besar, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini umumnya dipicu oleh pola makan dan gaya hidup, meski dalam beberapa kasus dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu.

Agar dapat mencegahnya, penting untuk mengetahui berbagai faktor yang dapat memicu sembelit. Berikut beberapa penyebab sembelit yang perlu diwaspadai dilansir dari Health, Kamis (2/6).

1. Kurang mengonsumsi serat

Serat membantu menambah massa feses dan mempermudah pergerakannya di dalam usus. Jika asupan serat kurang, feses dapat menjadi lebih keras sehingga sulit dikeluarkan. Untuk memenuhi kebutuhan serat, perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

2. Kurang minum air putih

Asupan cairan yang cukup membantu menjaga feses tetap lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan. Sebaliknya, kekurangan cairan dapat membuat tubuh menyerap lebih banyak air dari sisa makanan di usus, sehingga feses menjadi keras dan memicu sembelit.

3. Kurang bergerak atau berolahraga

Aktivitas fisik membantu merangsang pergerakan usus. Orang yang jarang bergerak atau terlalu lama duduk cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami sembelit dibandingkan mereka yang rutin berolahraga.

4. Menunda buang air besar

Kebiasaan menahan keinginan buang air besar dapat menyebabkan feses semakin lama berada di usus besar. Akibatnya, lebih banyak air yang diserap kembali oleh tubuh sehingga feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.

5. Pola makan yang kurang seimbang

Konsumsi makanan tinggi lemak, makanan olahan, atau makanan cepat saji secara berlebihan tanpa diimbangi serat dapat memperlambat proses pencernaan dan meningkatkan risiko sembelit.

Cara mencegah sembelit

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah sembelit antara lain:

  • Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat, seperti buah, sayuran, dan biji-bijian.
  • Minum air putih yang cukup setiap hari.
  • Rutin berolahraga atau melakukan aktivitas fisik.
  • Jangan menunda keinginan buang air besar.
  • Batasi konsumsi makanan olahan dan tinggi lemak.

Pada umumnya, sembelit dapat membaik dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. Namun, jika sembelit berlangsung selama beberapa minggu, disertai darah pada feses, nyeri perut hebat, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan