sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jakarta Fashion Week ditutup dengan ragam busana batik cap

Ada tiga merek produk fesyen yang ditampilkan pada penutupan JFK, yaitu: Bateeq, Kami, dan Maryalle.

Robertus Rony Setiawan
Robertus Rony Setiawan Selasa, 29 Okt 2019 11:02 WIB
Jakarta Fashion Week ditutup dengan ragam busana batik cap

Pada hari terakhir penyelenggarannya, Senin (28/10), event fesyen tahunan Jakarta Fashion Week 2020 mempromosikan sejumlah produk pakaian lokal Indonesia. Keanggunan brand pakaian lokal itu tampak dalam segmen acara “Fashionlink” yang digelar dalam aula JFW, depan pintu selatan mal Senayan City, Jakarta.

Ada tiga merek produk fesyen yang ditampilkan, yaitu: Bateeq, Kami, dan Maryalle. Ketiganya mengusung model pakaian yang akrab dan elegan bagi masyarakat Indonesia. 

Konsep pilihan warna, desain, hingga jenis pakaian yang beragam tampak mewadahi keperluan masyarakat. Misalnya saja, pada produk fesyen Bateeq adalah setelan jaket dan celana panjang laki-laki. Mode ini dilengkapi alas kaki sandal bertali hitam yang disertai sentuhan potongan kain perca.

Sementara pada segmen pakaian wanita, atasan dan bawahan tampak lebih mengontraskan warna terang dan gelap. Misalnya pada bagian blouse berwarna biru tua dengan corak garis-garis lurus, sementara bawahan rok diriasi warna putih atau krem bermotif batik.

Brand fesyen Bateeq yang berdiri sejak 2013 itu, memperlihatkan ciri khas corak batik cap yang sederhana. Pola itu tampak seperti garis lengkung yang terbentuk dari arsiran komposisi lingkaran-lingkaran.

Daya Tarik Merakyat dan Natural

Sebagaimana tujuan Fashionlink untuk mempertemukan peluang distribusi produk lokal ke dalam pasar internasional, Bateeq hadir melengkapi kebutuhan fesyen yang modern dan kuat. Hal itu terlihat pula dari produk fesyen berlabel Kami.

Produk mode Kami yang diusahakan oleh Istafiana Candarini, Nadya Karina, dan Afina Candarini itu menyajikan kekayaan model pakaian muslim wanita. Permainan model itu terwujud dari kreasi perbandingan warna atasan dan bawahan.

Sponsored

Tak hanya memberikan model pakaian muslim dengan desain satu warna, Kami juga menampilkan kontras antara warna bagian atasan dan bawahan. Namun, keseluruhannya menampakkan kesan elegan yang cenderung cocok untuk dipakai dalam acara semiresmi.

Jika menilik lebih dekat, rancangan pakaian muslim ala Kami menonjol dengan kesederhanaan pilihan warna sekunder. Salah satunya, kerudung berwarna cokelat muda, cokelat tua, hingga biru tua.

Sementara gaun gamis polos yang ditawarkan umumnya didominasi warna putih, dan krem. Adapula gamis wanita dengan warna merah tua dan hitam dengan tambahan corak bunga-bunga.

Di sisi lain, kesan lebih modern, kasual, dan kreatif menonjol dari desain produk pakaian Maryalle. Selain kuat oleh dominasi sentuhan natural di bagian kepala serupa helai-helai daun, brand Maryalle karya Michelle Maryam ini pun menonjolkan kesan minimalis dan ramping. 

Hal itu lantas menimbulkan kesan keindahan fisik perempuan yang akan mengenakannya. Sebagian pakaian juga berukuran ketat yang menampakkan lekukan tubuh peragawatinya.

Adapun alas kaki yang ditawarkan untuk dapat turut dikenakan ialah sepatu dengan warna dasar yang tidak terlalu terang, antara lain kuning tua keemasan dan putih polos.

JFW 2020 menjanjikan sebuah harapan akan keberagaman karya produk fesyen Indonesia yang menarik dan tak kalah saing dengan produk luar negeri. Event ini barangkali berakhir hari ini, tapi gaungnya akan terus ada dan berlipat ganda hingga masa mendatang.