sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mengenal penyakit tukak peptik

Gejala yang muncul dari tukak peptik, yaitu nyeri perut bagian atas, nyeri lambung, mual, dan muntah.

Indah Nawang Wulan
Indah Nawang Wulan Kamis, 18 Feb 2021 18:14 WIB
Mengenal penyakit tukak peptik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Salah satu penyakit asam lambung yang cukup banyak diderita adalah tukak peptik. Tukak peptik merupakan luka lambung yang bisa menyebabkan keluhan maag. Penyakit ini bisa terjadi di lambung dan usus dua belas jari.

“Bentuknya seperti lubang sumur yang memiliki dinding serta dasar,” ungkap spesialis pencernaan dan hati Abdul Aziz Rani, dalam webinar, Kamis (18/2).

Faktor agresif yang memicu adanya tukak lambung sendiri, adalah gastric acid, pepsin, helicobacter pyori, dan lainnya. Sedangkan faktor defensifnya seperti lapisan mukus lambung, daya regenerasi mukosa, dan lain-lain.

Kedua faktor tersebut harus seimbang, dengan cara menekan faktor agresif dan menaikkan faktor dispensif yang diharapkan akan terjadi penyembuhan. Faktor lain yang membantu kesembuhan tukat lambung ialah gaya hidup.

Sponsored

Gejala yang muncul dari tukak peptik, yaitu nyeri perut bagian atas, nyeri lambung, mual, muntah (bisa berdarah), dan lain-lain. Lebih bahaya lagi jika terjadi pada usia lanjut karena bisa saja tidak memiliki gejala serupa. Diagnosis yang bisa dilakukan bisa dilihat dari riwayat penyakit, riwayat penggunaan obat, pemeriksaan laboratorium, dan jika sudah parah bisa dilakukan endoskopi.

Sementara spesialis penyakit dalam Rabbinu Rangga menjelaskan, penyakit ini juga disebabkan karena naiknya asam lambung pada katup lambung. Gejala yang khas dari penyakit ini ada dua, yaitu rasa terbakar di dada dan mulut terasa asam atau rasa makanan ingin naik kembali (regurgitasi). Serta gejala lainnya seperti erosi pada gigi, nyeri menelan, rasa pahit pada lidah, dan lainnya.

 

Berita Lainnya