Bermain drone bisa menjadi aktivitas yang sangat mengasyikkan. Tingkat keseruannya tentu bergantung pada minat dan tujuan masing-masing pengguna. Namun, bagi banyak orang, drone bukan sekadar mainan, melainkan hobi yang menarik sekaligus bermanfaat.
Bagi pemula, memilih drone sebaiknya tidak didasarkan pada kebutuhan industri tertentu—seperti drone pengiriman atau pertanian—melainkan pada kemudahan penggunaan, faktor keamanan, serta harga yang relatif terjangkau.
Berikut lima jenis atau kategori drone yang cocok untuk pemula, dirangkum dari PCMag.
Drone mini atau drone mainan
Drone jenis ini merupakan pilihan paling terjangkau dan dirancang khusus untuk pembelajaran dasar.
Karakteristik:
Berukuran sangat kecil dan ringan, umumnya dilengkapi pelindung baling-baling (propeller guard) sehingga lebih tahan terhadap benturan saat latihan awal.
Ideal untuk:
Belajar mengendalikan penerbangan dasar di dalam ruangan atau di luar ruangan dengan kondisi angin tenang. Contoh populer di antaranya DJI Neo dan Potensic A20 Mini Drone.
Drone GPS rekreasi (berat di bawah 250 gram)
Kategori ini menawarkan keseimbangan antara portabilitas, fitur, dan kemudahan penggunaan.
Karakteristik:
Memiliki bobot di bawah 250 gram sehingga, di banyak negara misalnya Amerika Serikat (AS), tidak memerlukan pendaftaran resmi. Drone ini biasanya sudah dibekali GPS untuk stabilitas, fitur return-to-home, serta kamera dengan kualitas cukup baik.
Ideal untuk:
Pemula yang ingin mengambil foto dan video udara berkualitas tanpa repot dengan urusan regulasi. Contohnya DJI Mini 4K dan DJI Mini 4 Pro.
Drone kamera entry-level
Drone kamera entry-level umumnya berukuran sedikit lebih besar dan lebih kokoh. Selain itu juga banyak dilengkapi dengan sensor penghindar rintangan (obstacle avoidance sensors) yang lebih canggih.
Karakteristik:
Menawarkan kualitas kamera lebih tinggi, sering kali hingga resolusi 4K, dengan daya tahan baterai lebih lama. Beberapa model juga dilengkapi sensor penghindar rintangan untuk meningkatkan keamanan saat terbang.
Ideal untuk:
Pemula yang ingin serius belajar fotografi dan videografi udara.
Drone FPV untuk pemula
Drone FPV (first-person view) menghadirkan pengalaman terbang yang lebih imersif melalui kacamata khusus.
Karakteristik:
Model ramah pemula biasanya, seperti DJI Avata, dilengkapi pelindung baling-baling yang kuat serta sistem kontrol yang lebih intuitif dibandingkan drone FPV balap.
Ideal untuk:
Pengguna yang mencari sensasi terbang lebih menantang dan sinematik, sekaligus ingin mempelajari kontrol manual tingkat lanjut.
Drone dengan fokus edukasi
Drone jenis ini dirancang untuk kebutuhan pembelajaran, termasuk pengenalan teknologi dan pemrograman.
Karakteristik:
Model seperti DJI Tello EDU mendukung bahasa pemrograman sederhana seperti Scratch, Python, dan Swift. Bobotnya ringan dan aman digunakan di dalam ruangan.
Ideal untuk:
Anak-anak, remaja, maupun orang dewasa yang tertarik mempelajari teknologi drone sekaligus dasar pengkodean.