Gaya Hidup / Kuliner puasa

Takjil Takoyaki, kudapan alternatif buat berbuka

Bagaimana jadinya jika Takoyaki dikawinkan dengan sajian khas Ramadan, takjil?

Takjil Takoyaki, kudapan alternatif buat berbuka Kudapan takoyaki sebagai alternatif menu berbuka puasa (Saumi/ Alinea).

Takoyaki adalah salah satu cemilan lezat yang berasal dari negara matahari terbit, Jepang. Kudapan satu ini dipopulerkan pertama kali di Osaka oleh pedagang kaki lima bernama Tomekichi Endo pada 1935.

Endo terinspirasi oleh makanan Akashiyaki, kudapan berbentuk bulat yang berasal dari Akashi yang juga terbuat dari adonan terigu, telur, air, dan potongan daging gurita.

Takoyaki yang berbentuk bulat kecil-kecil mulai mendapatkan kepopulerannya di wilayah Kansai dan lambat laun menyebar ke seluruh Jepang. Orang-orang Osaka sendiri menyukai Takoyaki yang asin, dengan siraman sedikit kecap. 

Takoyaki biasanya diisi oleh potongan atau cincangan daging gurita yang disebut tako dan irisan daun bawang. Takoyaki kemudian disiram dengan saus takoyaki yang rasanya mirip dengan saus Worchester dan mayonais. Kemudian di atas Takoyaki biasanya ditaburi serutan ikan tuna.

Di Indonesia sendiri, cukup mudah menemukan makanan yang sudah mendunia ini. Anda bisa menemukan Takoyaki di restoran-restoran Jepang, hingga di kaki lima. 

Harga Takoyaki pun cukup terjangkau. Dengan uang Rp6 ribu, Alinea mendapatkan satu boks berisi tujuh Takoyaki di Blok M square.

Takoyaki enak dimakan saat masih hangat. Ketika hangat adonan tepung akan terasa lumer di mulut yang membuat ketagihan. Selain itu, daging gurita yang kenyal dan siraman saus serta mayonais menambah cita rasa dari Takoyaki.


Berita Terkait