sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Aset tanah Benny Tjokro di Hanson yang disita dalam kasus Jiwasraya

Lahan milik Hanson dan entitas anak tercatat mencapai 9.543 Hektare yang tersebar di Banten dan Jawa Barat.

Fajar Yusuf Rasdianto
Fajar Yusuf Rasdianto Selasa, 25 Feb 2020 21:57 WIB
Aset tanah Benny Tjokro di Hanson yang disita dalam kasus Jiwasraya
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2273
Dirawat 1911
Meninggal 198
Sembuh 164

Emiten properti PT Hanson International Tbk. (MYRX) terseret skandal dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) lewat pemiliknya, Benny Tjokrosaputro alias Bentjok. Lahan milik Hanson dan entitas anak tercatat mencapai 9.543 hektare yang tersebar di Banten dan Jawa Barat.

Skandal Jiwasraya rupanya masih menyisakan kekalutan dari berbagai pihak, termasuk di antaranya konsumen properti di proyek Hanson International.

Sejumlah konsumen meradang lantaran Kejaksaan Agung (Kejagung) secara sepihak memblokir tanah di Millenium City dan Forest Hill Parung Panjang yang diduga sabagai aset milik tersangka Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro (Bentjok), pemilik Hanson.

Jika diselisik lebih jauh, Hanson sendiri tidak hanya memiliki dua proyek properti di Forest Hill dan Millenium City. Perusahaan yang sudah berevolusi dari bisnis batu bara menjadi properti ini masih punya beberapa proyek properti lainnya di kawasan Maja, Lebak, Banten.

Di sana, Hanson bekerja sama dengan Ciputra Group membangun perumahan Citra Maja Raya 1 seluas 430 Ha, dan Citra Maja Raya 2 dengan luas 450 Ha. Hanson bahkan masih memiliki sekitar 3.400 Ha lahan yang belum digarap di wilayah ini.

Sementara jika merujuk pada pernyataan Kejagung soal penyegelan tanah seluas 20 Ha di Forest Hill dan 60 Ha di Millenium City, angka tersebut ternyata tidak ada seberapanya dibandingkan total luas lahan Hanson yang sebenarnya.

Di Forest Hill, Hanson tercatat memiliki total luas lahan 46 Ha. Artinya pemblokiran Kejagung di sana tidak sampai 50% dari keseluruhan lahan Hanson di Forest Hill.

Sedangkan di Millenium City, lahan Hanson mencapai 1.000 Ha. Dengan begitu, 60% lahan yang diblokir Kejagung di kawasan ini hanya 6% dari total lahan Hanson secara keseluruhan.

Sponsored

Lalu berdasarkan laman resmi perusahaan, Hanson juga masih memiliki dua lahan di wilayah Cengkareng dan Bekasi. Lahan Hanson di Cengkareng membentang seluas 150 Ha dan berlokasi dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Di Bekasi, Hanson masih memiliki lahan seluas 400 Ha yang berlokasi dekat dengan Pantai Harapan Jaya. Maka jika ditotal secara keseluruhan, total lahan yang dimiliki Hanson Internasional saat ini adalah sekitar 4.996 Ha.

Hanson sendiri saat ini memiliki satu anak perusahaan, yakni PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) yang juga membawahi 19 anak usaha lainnya. Ke-19 anak usaha ini sama-sama bergerak dalam bidang properti dan menggarap proyek seluas 4.108 Ha di wilayah Serpong.

Satu entitas usaha dari MMJ, yakni PT Pacific Millenium Land juga memiliki tujuh anak usaha lainnya yang menggarap proyek Millenium City seluas 736 Ha.

Total kepemilikan Hanson dalam entitas-entitas tersebut rerata di atas 50% hingga maksimal 99%, hanya ada enam perusahaan saja yang kepemilikannya di bawah 50%.

Simak laporan selengkapnya di "Benny Tjokro yang korupsi, konsumen yang rugi"

Infografik aset milik PT Hanson International Tbk. (MYRX) yang disita Kejaksaan Agung. Alinea.id/Dwi Setiawan

Berita Lainnya