sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bisnis properti terimbas Korona

Harga rumah mengalami penurunan harga.

Fajar Yusuf Rasdianto
Fajar Yusuf Rasdianto Selasa, 29 Sep 2020 15:32 WIB
Bisnis properti terimbas Korona
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia pada awal tahun, harga properti di Tanah Air pun turut mengalami pelemahan.

Setidaknya hingga kuartal-II 2020, hasil riset IHPR BI menunjukkan bahwa kenaikan harga properti di pasar primer hanya tumbuh 1,59% secara tahunan. Angka ini lebih rendah dibandingkan kenaikan pada kuartal sebelumnya, yakni 1,68% year on year (yoy). Pelemahan bakal terus berlanjut hingga kuartal III 2020 dengan kenaikan hanya 1,19%.

Melambatnya kenaikan harga properti ini disebabkan oleh terus tergerusnya volume penjualan properti selama masa pandemi Covid-19. Tercatat penjualan properti residensial pada kuartal-I/2020 telah terkontraksi 43,19% secara tahunan. Dilanjutkan kontraksi pada kuartal II 2020 sebanyak 25,60%.

Selama kuartal II-2020, rumah tipe besar indeksnya mencapai 177,97, rumah tipe menengah 208,59, dan rumah tipe kecil memiliki indeks terbesar yakni 252,8%. Secara keseluruhan, rumah seluruh tipe memiliki indeks 212,61.

Sponsored

Alinea.id mengulas bisnis properti yang terimbas pandemi Covid-19 disini.

Berita Lainnya