sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pahit-manis cukai minuman ringan

Pemerintah kembali mewacanakan bakal menarik cukai dari minuman bersoda dan berpemanis.

Christian D Simbolon
Christian D Simbolon Rabu, 09 Des 2020 14:56 WIB
Pahit-manis cukai minuman ringan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Pemerintah kembali mewacanakan bakal menarik cukai dari minuman bersoda dan berpemanis. Selain menambah pendapatan negara, penarikan cukai juga bertujuan untuk menurunkan konsumsi minuman berpemanis dan bersoda.  

Dengan tambahan biaya cukai, harga minuman manis bakal naik di tingkat konsumen. Sebagaimana studi di berbagai negara yang telah menetapkan cukai minuman ringan, kenaikan harga bakal menurunkan jumlah konsumsi masyarakat terhadap produk-produk tersebut. 

Peneliti program doktoral Public Health Law, University of Birmingham, Citta Widagdo menyambut baik rencana itu. Menurut Citta, kebijakan cukai minuman berpemanis bisa mencegah lebih dari 1 juta kasus diabetes.

"Saat ini sepertiga pengeluaran BPJS untuk diabetes. Tanpa ada tindakan untuk meregulasi kadar gula yang diperbolehkan pada makanan dan minuman berpemanis, tingkat obesitas, serta resiko akibatnya seperti diabetes, akan terus meningkat secara cepat," jelas dia kepada Alinea.id, belum lama ini.

Sponsored

Berkaca pada terus meningkatnya prevalensi obesitas dan diabetes, Citta mengatakan, kebijakan cukai minuman berpemanis urgen untuk dikeluarkan. Apalagi, sebagian negara tetangga juga sudah memberlakukannya sejak 2017. 

"Di ASEAN, sejak tahun 2017 sudah ada Brunei, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Mereka memberlakukan ini karena total biaya kesehatan yang tidak unsustainable apabila angka obesitas dan diabetes terus meningkat. Laos dan Kamboja juga sudah," ujar Citta.  

Infografik Alinea.id

Berita Lainnya
×
img