close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto tangkapan layar rekaman video Sonu FB Live
icon caption
Foto tangkapan layar rekaman video Sonu FB Live
Media
Senin, 16 Januari 2023 14:14

Rekaman video mengerikan beredar, Penumpang sedang FB Live saat pesawat jatuh

"Sonu melakukan siaran langsung di Facebook setelah naik pesawat ke Pokhara," kata sepupu itu kepada publikasi India.
swipe

Sebuah rekaman video dari dalam pesawat yang jatuh di Nepal akhir pekan kemarin beredar di media sosial. Belum ada konfirmasi resmi terkait rekaman itu, namun video itu disebut hasil dari Facebook Live seorang penumpang pesawat. 

Rekaman tersebut menunjukkan seorang pria dan empat temannya berbagi lelucon saat pesawat turun menuju bandara. Beberapa kali kamera diarahkan ke luar jendela pesawat dan ke wajah perekam, dan sejumlah pria lain di baku depan. Tiba-tiba layar menjadi oranye dan terdengar suara penumpang yang panik.

Penerbangan Yeti Airlines melakukan perjalanan dari ibu kota Nepal, Kathmandhu ke Pokhara, dengan rekaman telepon yang difilmkan dari darat menunjukkan pesawat itu menukik tajam saat mendarat. Pesawat menghantam tanah kurang dari satu mil dari bandara.

Para pejabat mengatakan tidak mungkin satu pun dari 72 penumpang dan awak di dalamnya selamat dari kecelakaan itu, yang penyebabnya masih belum jelas.

LBC tidak dapat memverifikasi rekaman yang dibagikan dari dalam pesawat, tetapi Times of India melaporkan bahwa pria yang merekam adalah Sonu Jaiswal yang memang sedang dalam penerbangan. Hal itu dikonfirmasi sepupunya.

"Sonu melakukan siaran langsung di Facebook setelah naik pesawat ke Pokhara," kata sepupu itu kepada publikasi India. "Siaran langsung menunjukkan Sonu dan teman-temannya dalam suasana hati yang baik, tetapi kemudian api muncul sebelum streaming berhenti."

Ratusan penyelamat berbondong-bondong ke lokasi kecelakaan mencoba mencari korban yang selamat dari reruntuhan.

"Saat saya berada di sana, lokasi kecelakaan sudah ramai. Asap besar keluar dari api pesawat. Dan kemudian helikopter datang dalam waktu singkat," kata seorang penyelamat kepada BBC.

Dia menambahkan: "Pilot mencoba yang terbaik untuk tidak menabrak permukiman atau rumah mana pun. Ada ruang kecil tepat di samping Sungai Seti dan penerbangan menghantam tanah di ruang kecil itu."

Kondisi terbang Nepal sulit karena medan pegunungan dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Negara itu mengalami jumlah kecelakaan pesawat yang relatif tinggi, dan Uni Eropa telah melarang pesawat Nepal dari wilayah udaranya sejak 2014, dengan alasan kekhawatiran tentang standar keselamatan. Hal itu terjadi setelah 22 orang tewas ketika sebuah pesawat jatuh di lereng gunung di Nepal tahun lalu.

Pada tahun 2018, sebuah pesawat penumpang AS-Bangla dari Bangladesh jatuh saat mendarat di Kathmandu, menewaskan 49 dari 71 orang di dalamnya.(ibc)

img
Fitra Iskandar
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan