close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto: foxnews
icon caption
Foto: foxnews
Media
Senin, 17 April 2023 09:17

Wartawan militer NYT mengecam atasannya setelah mengungkap identitas pembocor dokumen Pentagon

Teixeira dituduh membocorkan materi rahasia ke platform sosial online Discord.
swipe

Koresponden militer di surat kabar New York Times, David Philipps, mengecam atasannya atas liputan tentang kebocoran intelijen besar-besaran.

Di media sosial, Philipps menuduh surat kabar itu memiliki standar ganda, dengan menyatakan akan berusaha melindungi identitas pembocor jika dia memberikan informasinya kepada NYT. Kebalikan dari "upaya dengan tergesa-gesa" melacak identitasnya, seperti yang dia klaim telah dilakukan petinggi NYT.

New York Times melaporkan identitas di balik kebocoran intelijen militer AS yang oleh banyak orang digambarkan sebagai kebocoran informasi terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Surat kabar itu mengidentifikasi pembocor itu sebagai awak kru Angkatan Udara Garda Nasional berusia 21 tahun, Jack Teixeira.

Menurut laporan, penangkapan Teixeira terjadi kurang dari dua jam setelah NYT mengidentifikasi dia sebagai pembocor.

"NYT bekerja dengan tergesa-gesa untuk menemukan identitas orang yang membocorkan dokumen TS di Discord. Ironisnya, jika orang yang sama telah membocorkan ke NYT, kami akan bekerja dengan tergesa-gesa untuk menyembunyikannya," tulis Philipps di Twitter.

Tampaknya Philipps menghapus tweet tersebut setelah memposting.

Jurnalis independen Glenn Greenwald menyimpan tangkapan layar dari postingan kontroversial Philipps, dan berkomentar, "Saya memiliki firasat kuat bahwa reporter militer NYT, @David_Philipps, pada akhirnya akan menghapus tweetnya (atau diminta untuk menghapusnya) mengingat pengakuan terbuka yang dia buat. Jadi saya merekamnya tadi malam untuk berjaga-jaga. Ini sebenarnya pengakuan yang luar biasa dan penting."

Teixeira dituduh membocorkan materi rahasia ke platform sosial online Discord. Seperti yang dilaporkan Fox News Digital, "Foto-foto yang menunjukkan pengarahan intelijen rahasia yang merinci kemampuan tempur Ukraina, informasi tentang militer Ukraina dan Rusia, dan analisis yang sangat sensitif terhadap sekutu dan musuh AS, termasuk China," termasuk di antara materi tersebut.

Fox menambahkan, "Teixeira bergabung dengan Air National Guard pada September 2019 dan bekerja sebagai pekerja harian sistem keamanan siber, posisi di mana dia memegang izin keamanan tingkat tertinggi yang diberikan oleh pemerintah federal untuk informasi rahasia."

FBI menangkap Teixeira di rumahnya di Massachusetts pada hari Kamis. Teixeira sedang diselidiki atas apa yang dikatakan Jaksa Agung Merrick sebagai "dugaan penghapusan, penyimpanan, dan transmisi informasi rahasia pertahanan nasional yang tidak sah".

Jika terbukti bersalah, awak Garda Nasional itu bisa menghadapi hukuman 15 tahun penjara.(foxnews)

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan