logo alinea.id logo alinea.id

Anies Baswedan gandeng Gojek hingga Bukalapak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan rintisan (start-up) untuk mempermudah akses pelayanan.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Jumat, 13 Sep 2019 20:34 WIB
Anies Baswedan gandeng Gojek hingga Bukalapak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan rintisan (start-up) untuk mempermudah akses pelayanan masyarakat.

Kolaborasi ini dimulai dengan penandatangan nota kesepaham (Memorandum of Understanding/MoU) oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan delapan start-up yaitu Nodeflux, Botika, DuitHape, Grab, Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan Gojek.

Anies berharap, kerja sama dengan delapan start-up tersebut bisa memudahkan masyarakat mendapat solusi kebutuhan sehari-hari.

“Kami di pemerintah juga memainkan peran sebagai penyedia layanan. Kami juga adalah pembuat regulasi dan kami punya tanggung jawab konstitusional untuk menghadirkan kota yang nyaman, yang ramah, bagi semua kota yang berikan kesetaraan, kesempatan,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (13/9).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menyebut, ingin menjadikan Jakarta sebagai kota konsep City 4.0. Melalui konsep City 4.0, Pemprov DKI Jakarta bertindak tidak hanya sebagai administrator, penyedia layanan, ataupun fasilitator, tapi merupakan pihak yang terbuka untuk bekerja sama dengan semua elemen untuk mengentaskan berbagai permasalahan Ibu Kota.

Nantinya, bentuk kerja sama dengan setiap aplikasi ini akan berbeda-beda dan disesuaikan dengan produk keluaran perusahaan tersebut. Anies menuturkan ke depannya tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan perusahaan aplikasi lainnya, yang memiliki terobosan memudahkan kebutuhan masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta berupaya mewujudkan smart governance melalui kolaborasi bersama emerging start-up seperti Nodeflux yang berperan di bidang artificial intelligence (kecerdasan buatan), digunakan untuk mendeteksi plat nomor kendaraan wajib pajak.

Melalui kerja sama ini, plat kendaraan wajib pajak bermotor yang melintasi jalanan Jakarta dapat tersambungkan dengan sistem perpajakan untuk mencari potensi pendapatan daerah yang selama ini tersembunyi alias tidak dibayarkan oleh wajib pajak.

Sponsored

Pemprov DKI Jakarta juga berkolaborasi dengan Botika yang juga mengembangkan artificial intelligence (kecerdasan buatan) dengan menghadirkan Javira atau asisten virtual berupa chatbot, serta DuitHape untuk kemudahan distribusi bantuan sosial dan menggerakkan roda perekonomian di seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, kolaborasi dalam upaya smart mobility dilakukan melalui transportasi yang terintegrasi, aman, dan terlacak secara daring bersama Gojek dan Grab.

Selanjutnya, dalam mewujudkan smart economy, kolaborasi melalui e-payment dan transparansi melalui kolaborasi dengan e-commerce raksasa, Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee. Kreativitas dan inovasi melalui kolaborasi perusahaan teknologi, ditujukan untuk mewujudkan Digital Economy Ecosystem