close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto dokumentasi.
icon caption
Foto dokumentasi.
Nasional
Rabu, 10 Mei 2023 14:31

Bupati Ikfina ajak lanjutkan perjuangan pemimpin terdahulu

Kabupaten Mojokerto menggelar rangkaian acara peringatan hari jadi ke-730 tahun.
swipe

Kabupaten Mojokerto menggelar rangkaian acara peringatan hari jadi ke-730 tahun yang jatuh pada Selasa (9/5). Puncak acara peringatan digelar upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.

Di sela-sela acara, Ikfina mengajak segenap masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk melanjutkan perjuangan dan cita-cita para pemimpin terdahulu, serta menjadikan momen ini penyemangat untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Mojokerto.

"Masyarakat Kabupaten Mojokerto ini adalah penerus dari kerajaan Majapahit. Ini dalam rangka kita mengingat momen perjuangan dari para pendahulu kita, bagaimana kemudian ada suatu nilai-nilai wujud yang harus kita pertahankan dan kita lestarikan yang menjadi penyemangat untuk kita semuanya," ujar Ikfina, Selasa (9/5).

Seluruh peserta upacara tersebut memakai baju adat. Upacara peringatan hari jadi Kabupaten Mojokerto juga menampilkan drama kolosal yang berjudul Tribhuwana Labuh Nagari Penobatan Ratu Tribhuwana Tunggadewi. Peringatan hari jadi tahun 2023 ini mengusung tema 'Bersatu dan berkarya untuk Mojokerto maju lebih cepat'.

Ikfina melanjutkan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto telah ditetapkan pada 9 Mei 1293, atau sesuai Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Mojokerto Nomor 230 Tahun 1993 tanggal 8 Mei 1993 tentang penetapan hari jadi Kabupaten Mojokerto.

"Tanggal 9 Mei 1293 dipilih mengingat tanggal tersebut merupakan momentum kemenangan pasukan Kerajaan Majapahit di bawah pimpinan Raden Wijaya yang berhasil mengalahkan pasukan Tartar, baik kemenangan secara diplomatik maupun militer," terangnya.

Penetapan ini, lanjut Ikfina, juga telah melalui deretan sidang-sidang DPRD Kabupaten Mojokerto yang berdasarkan delapan peristiwa sejarah yakni dari Kerajaan Majapahit, khazanah prasasti kidung, Perjanjian Giyanti hingga pendudukan sekutu atau pemerintahan Inggris di Jawa.

"Sehingga momentum tersebut dijadikan sebagai konsideran utama untuk membuat keputusan politik DPRD Kabupaten Mojokerto sebagai hari jadi Kabupaten Mojokerto melalui keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nomor 9 Tahun 1993 tanggal 8 Mei 1993 tentang Persetujuan Penetapan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto," imbuhnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini menjelaskan alasan mengusung tema 'Bersatu dan berkarya untuk mojokerto maju lebih cepat'. Menurutnya segala kekurangan dan dampak dari pandemi Covid-19 harus dihadapi bersama. Selain itu, sinergitas dan soliditas semua pihak juga harus ditunjang dengan kerja keras agar bisa bersatu dan berkarya di era baru setelah beberapa tahun berperang dengan Covid-19.

"Maka bersatu tidak boleh ditinggalkan, karena Majapahit besar karena bersatu. Kemudian saat ini kita harus menunjukkan karya. Kita harus berlomba untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dengan menggunakan semua potensi yang kita miliki dengan efisiensi. Supaya Kabupaten Mojokerto maju lebih cepat,"ungkapnya.

img
Tim copywriter
Reporter
img
Tim copywriter
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan