sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bupati Pandeglang mangkir dari panggilan Bawaslu

Seharusnya Bupati Pandeglang datang memenuhi undangan Bawaslu pukul 09.00 WIB, tetapi hingga pukul 11.00 WIB, Irna tidak juga datang

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Rabu, 13 Feb 2019 11:52 WIB
Bupati Pandeglang mangkir dari panggilan Bawaslu
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 392.934
Dirawat 61.851
Meninggal 13.411
Sembuh 317.672

Bupati Pandeglang Irna Narulita mangkir dari panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang. Seharusnya Irna datang memenuhi undangan Bawaslu pukul 09.00 WIB, tetapi hingga pukul 11.00 WIB, Irna tidak juga datang.

Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Pandeglang Fauzi Ilham mengatakan, Bawaslu belum mendapatkan klarifikasi atas ketidakhadiran Irna. "Bawaslu meminta klarifikasi terkait dengan laporan dari masyarakat soal kegiatan yang dilakukan di Hotel Rizki," kata Fauzi, Selasa (12/2).

Bupati Pandeglang diduga melakukan pelanggaran kampanye pada acara pertemuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang pada 29 Januari. Acara tersebut dibuka Bupati Pandeglang. 

Forum tersebut turut dihadiri oleh salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil 1 Banten Dimyati Natakusumah. Caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut merupakan suami Bupati Pandeglang.

Sponsored

Untuk diketahui, ada empat klan Natakusumah penguasa Pandeglang yang maju sebagai wakil rakyat. Suami Bupati, Dimyati maju dari PKS, Rizka Amalia R Natakusumah dari NasDem, dan Rizki Aulia Rahman Natakusumah dari Demokrat. Mereka bertiga maju di Dapil 1 Banten. Terakhir, Risya Azzahra Rahimah Natakusumah, maju di Dapil 2 dari Partai NasDem.
 

Berita Lainnya