sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Bus karyawan ditembak, Freeport sempat tutup jalan tambang

Tidak ada korban jiwa dalam penembakan terhadap rombongan bus karyawan PT Freeport Indonesia tersebut.

Ayu mumpuni Ardiansyah Fadli
Ayu mumpuni | Ardiansyah Fadli Senin, 13 Jan 2020 16:02 WIB
Bus karyawan ditembak, Freeport sempat tutup jalan tambang
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

PT Freeport Indonesia menutup sementara akses jalan tambang Mile 40-66 di Timika, Papua. Hal itu dilakukan untuk kebutuhan investigasi aparat keamanan pascapenembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap rombongan bus karyawan PT Freeport Indonesia pada Senin (13/1) sekitar pukul 08.36 WIT.

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Riza Pratama menerangkan penembakan terjadi di area Mile 54 jalan tambang PT Freeport Indonesia.

"Penembakan terhadap konvoi bus yang mengangkut karyawan di area Mile 54 jalan tambang PTFI," kata Riza saat dihubungi Alinea.id di Jakarta, Senin (13/1).

Ketika berada di Mile 53, rombongan bus ditembaki dari arah bawah tower. Dua bus rombongan terkena tiga tembakan di bagian kaca sebelah kiri, yaitu bus dengan nomor 140487 dan 140419. Bus tersebut sedang bergerak dari Kota Tembagapura Mile 68 menuju Terminal Gorong-gorong, Kota Timika, Mimika, Papua.

PT Freeport Indonesia memastikan tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut. Tidak lama setelah penembakan, pihak keamanan melakukan penyisiran di lokasi terjadinya penembakan.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa penembakan ini," ujarnya.

PT Freeport Indonesia telah membuka akses jalan tambang CP 40 dan CP 66 pada pukul 13.10 WIT.

Sementara Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Paulus Waterpauw menuturkan bus mendapat serangan tembakan sebanyak lima kali.

Sponsored

"Tiba-tiba di area MP 53, terdengar suara letusan sebanyak lima kali dan mengenai dua bagian belakang bus dalam konvoi tersebut," kata Paulus saat dikonfirmasi, Senin (13/1).

Paulus mengatakan, penembak diperkirakan berada pada posisi lebih tinggi. Lalu, anggota KKB tersebut melarikan diri ke sungai. Akibat serangan tembakan itu, bus mengalami kerusakan. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Kami sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengejar pelaku," ujar Paulus. 

Paulus memastikan kondisi sudah aman terkendali. Tidak ada peningkatan status siaga usai kejadian itu.

Berita Lainnya