logo alinea.id logo alinea.id

Cerita Kapolres Jayawijaya yang lolos dari tembakan KKB di Wamena

Aparat sempat meminta KKB menyerah, namun tak diindahkan.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Jumat, 23 Agst 2019 17:47 WIB
Cerita Kapolres Jayawijaya yang lolos dari tembakan KKB di Wamena

Aksi baku tembak kembali terjadi antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan aparat keamanan di Pasar Jibama, Wamena, Papua pada Jumat (23/8) sekitar pukul 10.30 WIT. Dalam insiden tersebut, Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda, nyaris menjadi korban penembakan oleh KKB.

Adalah Letkol Inf Candra Dianto, Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya, yang turut andil menyelamatkan AKBP Tonny. Ketika itu, Letkol Candra meneriaki Tonny untuk menghindari tembakan KKB. Sontak, Tonny langsung merunduk guna menghindari tembakan yang diarahkan kepadanya.

“Untung saya menjatuhkan diri terduduk saat KKB mengeluarkan tembakan,” kata  AKBP Tonny Ananda saat dikonfirmasi di Papua pada Jumat (23/8).

Tonny menjelaskan, saat seorang anggota KKB berusaha mengeluarkan tembakan, dirinya hanya berada sekitar jarak tiga meter. Ketika itu, dua dari lima anggota KKB yang membawa senjata laras panjang dan pendek diminta aparat keamanan untuk menyerahkan diri. Namun alih-alih membuang senjata, mereka malah menembakkan peluru. 

“Saat itu, kami sempat meminta mereka (KKB) menyerah dan melemparkan senpi yang mereka bawa, namun tidak diindahkan oleh mereka, bahkan kami ditembaki hingga nyaris mengenai diri saya,” kata Tonny.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Kamal mengatakan kontak senjata antara KKB dan aparat keamanan bermula dari laporan masyarakat. Ketika itu, aparat keamanan yang menumpang dua truk saat berpatroli di Pasar Jibama mendapat laporan ada kelompok berjumlah lima orang tengah menenteng senjata laras panjang dan pendek. 

Mendapat laporan itu, kata Ahmad, beberapa petugas kepolisian langsung turun untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut. Saat hendak memasuki pasar, aparat ditembaki oleh kelompok tersebut. Tak tinggal diam, aparat langsung membalasnya. Dari aksi kontak senjata, satu orang dari pihak KKB dilaporkan tewas. 

“Yang tewas dalam kontak tembak di Pasar Jibama teridentifikasi bernama Yusias Wandik, anak buah Egianus Kogoya,” kata Ahmad di Papua pada Jumat (23/8).

Sponsored

Dari tangan Yusias Wandik, polisi mengamankan satu pucuk senjata api jenis revolver berisi dua peluru. Selain itu, di dalam tas Yusias juga terdapat tujuh butir amunisi serta laptop. Sementara itu, di pihak aparat, ada dua petugas yang dilaporkan terluka terkena tembakan anggota KKB.