logo alinea.id logo alinea.id

DPRD DKI wacanakan tarif khusus pelajar bagi pengguna MRT

Penjajakan untuk meringankan tarif MRT bagi pelajar itu, akan dilaksanakan langsung oleh Komisi E DPRD DKI

Akbar Persada Eka Setiyaningsih
Akbar Persada | Eka Setiyaningsih Selasa, 14 Mei 2019 13:38 WIB
DPRD DKI wacanakan tarif khusus pelajar bagi pengguna MRT

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan mengevaluasi penetapan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) khusus bagi pelajar. Langkah tersebut dilakukan karena ada aspirasi dari pelajar pengguna MRT, keberatan dengan telah kembali normalnya tarif operasional sejak Senin (13/5) kemarin. 

"Kami akan pertimbangkan lagi, PT MRT akan kami ajak ngomong," ujar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Selasa (14/5).

Penjajakan untuk meringankan tarif MRT bagi pelajar itu, akan dilaksanakan langsung oleh Komisi E DPRD DKI yang membidangi pendidikan. Meski sebenarnya menurut Prasetio, seharusnya tidak banyak pelajar yang keberatan karena tidak banyak sekolah yang dilewati rute MRT dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.

Menanggapi itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin, mengatakan, belum ada aturan gubernur mengenai hal itu.

Untuk merealisasikan rencana tersebut harus berdasarkan data. Secara berkala dan setiap minggu, manajemen memiliki laporan terkait pengguna MRT. Data tersebut bisa merekam profil pengguna MRT, apakah itu pegawai, pelajar, atau lainnya. Jika diperlukan data tersebut bisa menjadi salah satu rekomendasi dalam pengambilan keputusan.

"Memang belum ada peraturan gubernur tentang itu. Berdasarkan perjanjian penyelenggaraan, harus ada peraturan gubernur jika MRT memberikan diskon. Seperti kemarin, tarif diskon 50% makanya kami terus melakukan studi," katanya.

Sementara Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sri Haryati, mengatakan, Pemprov DKI akan mempelajari kembali kemungkinan pemisahan tarif bagi suatu kelompok. Salah satunya adalah pengkajian tarif bagi pelajar.

"Kalau ada usul boleh saja. Tapi kami akan lihat nanti. Kalau ada usul masyarakat enggak bisa langsung. Nanti kami cari dulu," ujarnya.

Sponsored

Tarif MRT per 13 Mei kembali normal setelah sebelumnya mendapat diskon khusus sebesar 50%. Tarif MRT, yakni dikisaran Rp3.000 hingga Rp14.000.

Penumpang MRT menurun

PT Moda Raya Terpadu (MRT) mencatat, jumlah penumpang pada hari pertama tarif normal MRT sekitar 77.696 orang. Angka ini menurun dari jumlah rata-rata penumpang saat diskon 50% tarif MRT sebanyak 82.165 orang.

Dengan demikian, artinya ada penurunan pengguna MRT 4.469 orang atau sekitar 5,4% dibandingkan rata-rata per hari saat harga diskon.

"Manajemen MRT berharap penumpang bisa mencapai 82.000 penumpang pada weekend, dikarenakan ada penumpang yang berwisata," ujar  Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin saat dihubungi Alinea.id, Selasa (14/5).

Meski demikian, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sri Haryati menilai jumlah penumpang tersebut masih di atas target Pemprov DKI.

Pemprov menargetkan jumlah penumpang pada 2019 sebanyak 65.000 orang per hari. Angka ini masih terus dievaluasi oleh DKI untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Kami semua evaluasi secara teknis ada di dinas, di biro dan asisten. Kami juga nanti akan bicarakan integrasi fisik dan rutenya," ujarnya.

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Minggu, 26 Mei 2019 02:15 WIB
Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Sabtu, 25 Mei 2019 11:56 WIB