sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Gaduh Formula E, Kemensetneg diminta cabut izin pakai Monas

Gilbert Simanjuntak menilai, kegiatan tersebut cacat sedari awal.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Jumat, 14 Feb 2020 15:23 WIB
Gaduh Formula E, Kemensetneg diminta cabut izin pakai Monas

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta meminta Komisi Pengarah (KP) Pembangunan Kawasan Medan Merdeka mencabut izin pemanfaatan kompleks Monumen Nasional (Monas) sebagai lintasan Formula E. Lantaran pemerintah provinsi (pemprov) dianggap tergesa-gesa dalam merancang agenda akbar itu.

"Formula E sudah salah dan cacat sejak awal. Karena tanpa pembahasan mendalam di DPRD dan pihak yang terkait untuk pelaksanaannya," kata Anggota Fraksi PDIP DPRD Jakarta, Gilbert Simanjuntak, di Jakarta, Jumat (14/2).

KP Pembangunan Kawasan Medan Merdeka sebelumnya menolak pemanfaatan Monas sebagai arena balap. Dalihnya, ikon Ibu Kota dan Indonesia itu merupakan cagar budaya.

Kebijakan tersebut dianulir, pekan lalu. Namun, pemprov diminta mematuhi beberapa syarat yang diajukan. Macam perencanaan konstruksi lintasan, tribun penonton, dan fasilitas lain mesti sesuai regulasi.

Keputusan KP tertuang dalam surat menteri sekretaris negara (mensesneg) Nomor B-3/KPPPKMM/02/2020 tanggal 7 Februari 2020. Mensesneg merupakan ketua KP.

Gilbert menambahkan, Formula E di Monas tak disepakati Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jakarta. Surat Gubernur, Anies Baswedan, Nomor 61/-1.857.23 tanggal 11 Februari 2020 pun dianggap kebohongan publik.

"Surat gubernur yang menyatakan adanya rekomendasi TACB, ternyata dibantah oleh Ketua TACB-nya langsung, Mundardjito. Surat Gubernur ini, adalah cacat administrasi dan cacat hukum," tuturnya.

Gayung bersambut, kata berjawab. Anies melayangkan surat kepada mensesneg setelah adanya izin. Salah satu poinnya, " ... Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperoleh rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta yang dituangkan dalam surat Kepala Dinas Kebudayaan tanggal 20 Januari 2020 ...."

Sponsored

Keterangan itu dibantah Anggota TACB Jakarta, Danang Priatmodjo. Dia menegaskan, pihaknya tak pernah memberikan rekomendasi. Kecuali saran agar Formula E jangan digelar di kawasan Monas. Alasannya, termasuk cagar budaya dan lokasinya dekat simbol negara, Istana Merdeka.

Berita Lainnya