Nasional / Korupsi

Kadernya diciduk KPK, Golkar belum tentukan sikap

KPK kembali mengamankan tiga orang terkait penangkapan anggota DPR dari Partai Golkar, ES. Total ada 12 orang yang diamankan.

Kadernya diciduk KPK, Golkar belum tentukan sikap ES ditangkap KPK di rumah Mensos Idrus Marhan yang sedang menyelenggarakan pesta ulang tahun./Facebook.

Usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih atau ES pada Jumat (13/7), Golkar belum mau menyatakan sikap. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, partai akan menentukan sikap setelah KPK merilis informasi resmi. 

Partai Golkar kata Ace belum mendapatkan informasi yang utuh terkait dengan isu yang beredar tersebut. Makanya, Golkar belum menentukan sikap. 

Sementara itu, KPK kembali mengamankan tiga orang pada Jumat (13/7) malam yang terkait penangkapan anggota DPR RI. Semalam, tim KPK kembali mengamankan tiga orang lainnya dan langsung dibawa ke kantor KPK.

"Sehingga total yang diamankan sebanyak 12 orang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Sabtu (14/7).

Lebih lanjut, kata Febri, KPK sedang memeriksa secara intensif tiga orang yang diamankan. Sebelumnya, KPK terlebih dahulu mengamankan sembilan orang yang terdiri dari unsur anggota DPR RI, staf ahli, swasta, dan supir.

Hasil dari kegiatan penindakan KPK kemarin akan disampaikan sore atau malam ini dalam konferensi pers di KPK. Termasuk status hukum perkara ini dan orang-orang yang diduga terlibat. 

Tiga orang dari pihak yang masih terkait dengan anggota DPR diamankan kemarin. Mereka, kata Febri dinilai mengetahui bagian dari rangkaian peristiwa dalam kasus ini. 

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Maman Abdurrahman mengklarifikasi tidak ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) di rumah dinas Menteri Sosial (Menson) Idrus Marham. Kata Maman, ES dijemput oleh petugas KPK. 

"Jadi perlu saya klarifikasi bahwa tidak ada OTT di rumah Mensos, namun lebih tepat nya KPK menjemput ES dirumah Mensos," kata Maman.

Dia menjelaskan saat ES dijemput penyidik KPK di Rumah Dinas Mensos pada Jumat siang, saat itu sedang diadakan acara perayaan ulang tahun putri Idrus yang dihadiri beberapa pejabat Kemensos, keluarga dan beberapa temen maupun kolega.

Menurut dia, ES datang sekitar pukul 14.00 WIB sebagai tamu undangan. Kemudian pukul 15.00 WIB petugas KPK datang menemui ES untuk ikut ke kantor KPK dimintai keterangan dengan menunjukkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik).

Lalu sekitar pukul 15.15 WIB, ES izin pamit pergi bersama KPK. Maman mengatakan tidak mengetahui terkait apa ES dijemput KPK dan lebih jelasnya terkait kasus yang menimpa ES, harus menunggu keterangan resmi KPK.

KPK mengamankan anggota DPR berinisial ES bersama delapan orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Jumat (13/7). Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan ada informasi dari masyarakat yang kemudian dilakukan cek ke lapangan, ditemukan bukti-bukti telah terjadi transaksi antara swasta dan penyelenggara negara.

KPK mengamankan uang Rp 500 juta dan penangkapan tersebut diduga terkait dengan tugas di Komisi VII DPR RI.

 


Berita Terkait