close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi kebakaran. Pixabay
icon caption
Ilustrasi kebakaran. Pixabay
Nasional
Selasa, 18 Desember 2018 11:00

Kebakaran gudang arsip Yogyakarta akibat korsleting listrik

Sejumlah arsip di ruangan berukuran 5x10 meter persegi tersebut tidak lagi bisa diselamatkan.
swipe

Penyebab kebakaran gudang penyimpanan arsip di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta di Ngampilan pada Senin (17/12) dipastikan karena korsleting listrik.

“Sudah ada kesimpulan dari penyelidikan Tim Inafis yang menyatakan bahwa kebakaran tersebut murni disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik sehingga tidak diproses lebih lanjut dengan pemasangan police line,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta, Agus Winarto di Yogyakarta, Selasa.

Kebakaran yang terjadi Senin (17/12) sekitar pukul 16.00 WIB tersebut awalnya diketahui oleh warga. Kemudian dilaporkan ke satuan pengamanan mengenai adanya kobaran api di gudang bagian belakang Kantor Dinas Perpustakaan.

Personel Satuan Pengamanan lalu berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta menelepon dinas pemadam kebakaran setempat. Empat mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mendukung upaya pemadaman. Namun sejumlah arsip yang tersimpan di ruangan berukuran 5x10 meter persegi tersebut tidak lagi bisa diselamatkan.

“Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Namun, ada beberapa arsip yang hangus terbakar dan beberapa perabot di dalam gudang juga ikut terbakar," kata Agus.

Gudang yang terbakar meliputi ruang arsip yang menyimpan arsip dengan retensi melebihi tujuh tahun dan satu ruang untuk restorasi atau perbaikan arsip.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, mengatakan saat kejadian kebakaran aparatnya sudah melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur sehingga kebakaran tidak meluas ke lokasi penyimpanan arsip lain.

Wahyu menambahkan rata-rata arsip yang terbakar di ruang penyimpanan merupakan arsip yang akan dimusnahkan. Serta ruangan yang menjadi bengkel perbaikan arsip.

"Ada beberapa arsip kartografi, seperti peta dan gambar teknik yang kami akuisisi dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Permukiman yang ikut terbakar. Arsip tersebut hendak direstorasi," kata Wahyu.

Akibat kejadian tersebut, ruangan restorasi arsip untuk sementara dipindah ke ruangan lain. Sebab, ruangan sebelumnya hendak dibersihkan terlebih dahulu. Saat ini, pihak perpustakaan tengah mendata sejumlah arsip yang terbakar. 

“Kami pun akan mengevaluasi apakah arsip tersebut masih bisa diselamatkan dengan diperbaiki atau tidak,” kata Wahyu.

img
Tito Dirhantoro
Reporter
img
Tito Dirhantoro
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan