sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPK cari pengganti Febri Diansyah 

Febri merupakan salah satu pegawai KPK yang vokal menentang revisi UU KPK.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 23 Des 2019 20:34 WIB
KPK cari pengganti Febri Diansyah 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan, KPK berencana menciptakan jataban juru bicara untuk lembaga antirasuah itu. Menurut Ghufron, selama ini jabatan juru bicara disambi Febri Diansyah. 

"Struktur KPK sampai saat ini ada enam yang belum ada pejabat definitif, termasuk juru bicara sampai saat ini sesungguhnya belum ada jubir (juru bicara) khusus," kata Ghufron melalui pesan singkat telepon seluler, Senin (23/12).

Pada era Agus Rahardjo dan kawan-kawan, Febri menjabat sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas) KPK. Media massa kerap memberikan atribut juru bicara KPK untuk mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) itu. 

"Selama ini, karena tidak ada (juru bicara), Kabiro Humas yang merangkap sebagai jubir. Padahal, semestinya jubir ada orangnya dan Kabiro Humas juga ada orangnya juga yang terpisah," ujar Ghufron. 

Febri merupakan salah satu pegawai KPK yang vokal menentang revisi UU KPK. Febri juga hadir mendampingi Wakil Ketua KPK periode 2014-2019 Saut Situmorang dalam konferensi pers khusus yang digelar jelang pemilihan capim KPK baru. Dalam konpers itu, Saut menyebut Firli Bahuri--yang kini menjadi Ketua KPK baru--melakukan pelanggaran etik berat.

Ditemui di Gedung KPK, Kuningan Persada, pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak mengatakan, lima pemimpin KPK yang baru menggelar pertemuan internal dengan seluruh pejabat struktural KPK pada hari pertama mereka bekerja. 

Salah satu pembahasan dalam pertemuan itu ialah penyusunan rencana strategis 2020 hingga 2023. "Dan tadi juga dibahas beberapa rencana mengenai arah dan kebijakan pimpinan," kata Yuyuk. 

Dalam pertemuan itu, menurut Yuyuk, pimpinan KPK tidak membahas mekanisme pemilihan juru bicara KPK secara khusus. "Hanya sekadar perkenalan dan juga membahas status report dari masing kedeputian," imbuh dia.

Sponsored

Terkait proses rekrutmen juru bicara, Yuyuk menyebut, KPK akan menggunakan mekanisme pemilihan melalui program Indonesia Memanggil. "Jadi, itu dilakukan scara terbuka dan semua bisa mengakses lewat website dan juga kita biasanya beriklan di surat kabar," kata dia. 

Terpisah, anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris enggan berkomentar banyak terkait rencana penambahan posisi-posisi baru di KPK. "Enggak masalah. Tergantung kesepakatan pimpinan KPK-lah," ujar Syamsuddin.

Berita Lainnya