sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

KRL belum normal, Menhub harap jam 10 sudah seperti biasa

 Menteri Perhubungan berharap pada pukul 10.00 WIB nanti sudah bisa beroperasi dua jalur

Hermansah
Hermansah Senin, 11 Mar 2019 08:12 WIB
KRL belum normal, Menhub harap jam 10 sudah seperti biasa
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Communter Line dari Stasiun Depok Jawa Barat ke Jakarta masih belum berjalan normal, sehingga menyebabkan beberapa penumpang harus menunggu lebih lama lagi.

"Belum normal perjalanan KRL, masih banyak yang telat," kata salah seorang penumpang Anie ketika ditemui di Stasiun Depok, Jawa Barat, Senin.

Ia mengatakan biasanya naik KRL sekitar pukul 05.30 WIB dengan tujuan Jakarta, namun kini KRL baru berangkat sekitar pukul 05.45 WIB.

Hal senada dikatakan oleh penumpang KRL lainnya Yanti. Menurut dia keberangkatan KRL masih belum normal sehingga beberapa penumpang menumpuk di stasiun.

"Makanya saya berangkat lebih pagi tapi ternyata masih telat juga," ujarnya.

Walaupun begitu penumpang di Stasiun Depok ini tidak terjadi penumpukan penumpang yang padat sekali,  hanya biasa seperti jam sibuk saja.

Para penumpang berharap agar anjloknya KRL di Kebon Pedes Bogor bisa diketahui penyebabnya sehingga bisa diantisipasi agar tidak terulang kembali.

"Saya harap KRL anjlok tidak terjadi lagi, karena KRL merupakan transportasi yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat," katanya.

Sponsored

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan peristiwa anjloknya kereta commuter line KA 1722 di Bogor, Provinsi Jawa Barat, relasi Jatinegara-Bogor, pada Minggu pagi sekitar pukul 10.15 WIB itu.

VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Khairunnisa dalam keterangannya di Jakarta, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan di lintas Bogor-Jakarta Kota.

"Atas nama perusahaan, kami sampaikan permohonan maaf sehubungan dengan anjlokan KA 1722 relasi Jatinegara-Bogor di petak jalan antara Cilebut-Bogor," kata Eva.

Sementara Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi lancarnya proses evakuasi kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek yang mengalami anjlok di daerah Kebon Pedes, Bogor, Minggu (10/3).

Ia mengatakan KRL Bogor -Jakarta sudah bisa beroperasi walaupun masih secara terbatas. Diharapkan pada pukul 10.00 WIB nanti sudah bisa beroperasi dua jalur.

Mengantisipasi belum beroperasinya KRL secara maksimal pagi ini, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub telah menyiapkan bus sebagai alternatif bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya yang hendak ke Jakarta.

Puluhan bus telah disiapkan diantaranya bus Bogor-Tanjung Priok 26 unit, Bogor-Bekasi 11 unit, Bogor-Kp Rambutan tiga unit, dan Bogor Lebak-Bulus 10 unit dan disiapkan 15 armada bus sebagai cadangan.

Selain itu disiapkan bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus TransJakarta (APTB) rute Bogor (Bubulak) ke Rawamangun, Blok M, dan Grogol sebanyak 30 unit.

Bus-bus tersebut bisa digunakan masyarakat dengan tarif sesuai ketentuan yang berlaku. (Ant)

Berita Lainnya