close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Gatot Repli Handoko. Foto Tribratanews.polri.go.id.
icon caption
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Gatot Repli Handoko. Foto Tribratanews.polri.go.id.
Nasional
Kamis, 23 Desember 2021 21:53

Polisi hentikan kegiatan syuting sinetron di wilayah erupsi Gunung Semeru

Polda Jawa Timur menegaskan, syuting sinetron tersebut tidak menyerahkan izin kepada pihak kepolisian.
swipe

Aktivitas syuting sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM) di lokasi erupsi Gunung Semeru menjadi pusat perhatian masyarakat. Kegiatan tersebut dinilai tidak etis karena dilakukan di tengah pengungsi-pengungsi yang sedang berduka. 

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan, setelah ditelusuri, syuting sinetron tersebut tidak menyerahkan izin kepada pihak kepolisian. Oleh karena itu, pihaknya telah memberhentikan kegiatan itu sejak Rabu (22/12). 

"Saya cek ke Polres Lumajang. Tindakan yang kita lakukan adalah menghentikan kegiatan syuting di situ.  Karena kita nilai kondisinya masih dalam kondisi prihatin masyarakat situ," ucap Repli, kepada Alinea.id, Kamis (23/12). 

Namun Repli menegaskan, kepolisian hanya sekadar memberhentikan dan belum menetapkan apakah mereka bakal diganjar sanksi. 

"Kita harapkan itu dulu (pemberhentian). Sampai sekarang kami masih bahas lagi dan harus koordinasikan dulu," tuturnya. 

Setelah adanya peristiwa itu, Polda Jawa Timur akan memperketat pengawasan dan mengimbau untuk siapapun yang mengadakan kegiatan di area erupsi Gunung Semeru, untuk mengajukan izin terlebih dahulu. 

"Kami minta agar pembuatan sinetron atau yang lainnya itu memberi tahu terlebih dulu. Paling tidak, kami bisa memberikan saran syutingnya di mana atau tahu dulu ada kegiatan itu," terangnya.

Seperti diketahui, aksi protes dilayangkan sejumlah komunitas dan warganet kepada kru sinetron dan pemain TMTM. Pasalnya mereka melakukan proses syuting di lokasi pengungsian Semeru di Desa Penanggal, Kecamatan Candipiro, Kabupaten Lumajang. Padahal, lokasi itu adalah kawasan terdampak erupsi Semeru dan upaya penanggulangan bencana pun masih dilakukan.

Sementara Line Producer PT Verona Indah Pictures, telah meminta maaf jika menyinggung para korban, karena datang di waktu yang tidak tepat. Namun, manajemen menegaskan tidak ada sedikit pun niat memanfaatkan situasi yang ada demi kepentingan konten.

img
Alvin Aditya Saputra
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan