sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polisi kembali batal periksa Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi

Siwi tak bisa hadir memenuhi panggilan pemeriksaan karena ibunya tengah sakit. 

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Jumat, 17 Jan 2020 10:35 WIB
Polisi kembali batal periksa Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Penyidik Polda Metro Jaya kembali gagal memeriksa Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Purwanti, yang akan diperiksa dalam kasus dugaan pencemaran nama baik oleh pemilik akun Twitter @digeeembok yang dilaporkannya. Ini menjadi kali kedua pemeriksaan Siwi urung dilakukan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, informasi ketidakhadiran Siwi disampaikan kuasa hukumnya. Pembatalan disampaikan secara mendadak, pada menit-menit akhir waktu pemeriksaan yang dijadwalkan, yaitu pukul 10.00 WIB.

"Kuasa hukumnya menyampaikan kepada penyidik bahwa yang bersangkutan minta izin tidak bisa hadir karena ibunya sakit," kata Yusri di Jakarta, Jumat (17/1).

Dengan pembatalan ini, penyidik kembali menjadwalkan ulang pemeriksaan Siwi. Setelah berkoordinasi dengan kuasa hukum Siwi, penyidik merencanakan pemeriksaan pada 20 Januari 2020. 

Sponsored

Rencana pemeriksaan Siwi hari ini sebenarnya juga dilakukan atas koordinasi penyidik dan kuasa hukum Siwi. Hal itu dilakukan lantaran pada panggilan pertama 13 Januari lalu, Siwi tak bisa hadir karena tengah bekerja di luar negeri. 

Siwi Sidi melaporkan akun Twitter @digeeembok pada 28 Desembar 2019 lalu. Pelaporan dilakukan lantaran Siwi merasa cuitan akun tersebut telah mencemarkan nama baik dan menjatuhkan harga dirinya. Dalam cuitannya, akun @digeeembok menyebut Siwi sebagai simpanan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara.

Selain Siwi Sidi, akun @digeeembok juga dilaporkan oleh Vice President Cabin Crew PT Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa. Laporan dilakukan karena @digeeembok menyebut Roni Eka Mirza sebagai germo yang menyediakan perempuan pemuas nafsu para petinggi Garuda Indonesia. 

Berita Lainnya