sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ratusan polisi terlibat narkoba direhab oleh Korps Brimob

Kadiv Propam Polri, Irjen Freddy Sambo mengatakan, ada 136 anggota kepolisian yang dikirim ke sana.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Jumat, 13 Mei 2022 15:43 WIB
Ratusan polisi terlibat narkoba direhab oleh Korps Brimob

Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri mengirimkan ratusan personelnya untuk menjalani pembinaan dan rehabilitasi. Para personel itu terlibat penyalahgunaan narkoba dan dibina oleh Korps Brimob.

Kadiv Propam Polri, Irjen Freddy Sambo mengatakan, ada 136 anggota kepolisian yang dikirim ke sana. Kegiatan yang akan dijalani di sana berupa keterampilan dan penguasaan diri.

“Saya titip136 personel kepada Komandan Korps Brimob,” kata Sambo dalam keterangan, Jumat (13/5).

Sambo menyebut, Ragam latihan untuk ratusan personel Polri di Korps Brimob dinilai tepat untuk menjadikan anggota Polri bermasalah itu menjadi personel produktif hingga nanti memberikan kontribusi ke masyarakat dan institusi dan berintegritas tinggi.

Pelatihan anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan narkotika ini merupakan tindakan langsung dan kepedulian para pimpinan Korps Bhayangkara. Harapannya, kegiatan ini bisa dilakukan berkelanjutan untuk merehabilitasi dan membina personel agar tak kembali melanggar aturan.

“Sehingga dapat menjadi personel yang Presisi dan berintegritas. Kegiatan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pimpinan Polri kepada anggota yang bermasalah untuk dilakukan pembinaan,” ucap Sambo.

Sambo berharap tak ada lagi personel yang melanggar. Bila ditemukan personel Polri yang menyalahgunakan narkoba atau pelanggaran lainnya, dia mengingatkan pimpinan Polri siap memberikan sanksi tegas, seperti pemecatan.

“Apabila masih melakukan penyalahgunaan narkoba akan segera di pemecatan dengan tidak hormat,” ujar Sambo Sambo.

Sponsored

Sebelumnya, Sambo mengusulkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar menambah kewenangan Divisi Propam untuk melakukan penegakan hukum terhadap anggota Korps Bhayangkara yang melakukan tindak pidana.

Di samping itu, Sambo mengatakan dalam rangka pemuliaan profesi bagi anggota Polri yang telah diputus melanggar kode etik dan disiplin oleh Bagian Rehab Propam Polri maka akan dilakukan pembinaan lanjutan di Korps Brimob Polri.

“Divisi Propam telah mengusulkan kepada Bapak Kapolri tidak hanya melakukan pemeriksaan pada pelanggaran etik dan disiplin, tapi juga dapat melakukan penegakan hukum atas dugaan tindak pidana yang dilakukan Anggota Polri. Sehingga, Propam lebih optimal dalam melakukan pencegahan dan pengawasan Anggota Polri,” tandas Sambo.

Pada rapat dengan Komisi III, Senin (24/1) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo klaim jumlah pelanggaran disiplin, Kode Etik Profesi Polri (KEPP), dan pidana yang dilakukan anggota Polri turun pada tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. 

Listyo menjelaskan, angka pelanggaran disiplin anggota Polri turun 20,67% dari 3.304 pelanggaran menjadi 2.621. Lalu, angka pelanggaran KEPP turun 37,29% dari 2.081 menjadi 1.305. Sedangkan tindak pidana yang dilakukan anggota Polri turun 18,31% dari 1.240 menjadi 1.013.

Berita Lainnya