sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Seniman adukan masalah revitalisasi TIM ke DPR

Seniman menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menghentikan sementara pembangunan yang tengah berjalan.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Senin, 17 Feb 2020 15:38 WIB
Seniman adukan masalah revitalisasi TIM ke DPR
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Komisi X DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyoal revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) bersama Forum Seniman Peduli TIM. Seniman menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menghentikan sementara pembangunan yang tengah berjalan.

Ketua Forum Seniman Peduli TIM Radhar Panca Dhana, mengatakan, yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dalam melakukan revitalisasi TIM, telah menunjukkan arogansi.

"Kami sudah bicara dengan anak buahnya, deputi, sekda dan Jakpro. Kami ke DPRD, tetapi mereka enggak mau dengar. Kami cuma mau bilang ayo kita ngomong. Apa susahnya ngomong?," kata Radhar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

Radhar sebetulnya tidak pernah mempermasalahkan tujuan revitalisasi. Hanya saja, Anies sebaiknya berdialog terlebih dahulu bersama seniman yang berada di TIM sebagai stakeholder utama. Bukan memperlihatkan arogansi kekuasan dengan langsung melakukan revitalisasi.

Sponsored

"Kami sudah 50 tahun jadi seniman, kok gak diajak ngomong. Tiba-tiba bikin kebijakan, dihancurkan semuanya. Mentang-mentang punya kuasa," paparnya.

Jika jalan buntu juga ditemukan pada hasil RDP dengan DPR, Radhar menegaskan, seniman TIM tidak akan percaya lagi dengan pemerintahan. 

"Terus saya mau ngomong sama siapa lagi? Kalau sudah tidak ada gunanya, ngapain kerja sama dengan pemerintah. Kesenian, kebudayaan kerja sendiri saja tanpa pemerintah," pungkas Radhar.

Berita Lainnya
×
img