close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Satgas Cartenz menangkap Kepala Distrik Kenyam, MM, lantaran kedapatan mendukung (support) KKB pimpinan Egianus Kogoya. Freepik
icon caption
Satgas Cartenz menangkap Kepala Distrik Kenyam, MM, lantaran kedapatan mendukung (support) KKB pimpinan Egianus Kogoya. Freepik
Nasional
Jumat, 05 Mei 2023 08:32

Support KKB, Satgas Cartenz tangkap Kepala Distrik Kenyam

MM memberikan dukungan dengan menyerahkan sejumlah uang untuk operasional KKB pimpinan Egianus Kogoya.
swipe

Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz menangkap MM, Kepala Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Sebab, dia diduga terlibat kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.

"Kami telah melakukan penangkapan. Yang pertama, di Kabupaten Nduga, kita mengamankan salah satu pejabat daerah, yaitu dengan inisial MM, yang merupakan Kepala Distrik dari Kenyam," kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Faizal Ramadhani, dalam keterangannya, Jumat (5/5).

Keterlibatan MM dalam KKB melalui pemberian sejumlah uang untuk menunjang operasional. "Yang bersangkutan memberikan bantuan terhadap kelompok kriminal bersenjata dengan memberikan sejumlah uang," ujarnya.

Penangkapannya ini berkat pengembangan dari kasus Yomce Lokbere. Saat itu, yang bersangkutan memberikan uang sekitar Rp30 juta untuk pembelian amunisi. 

Faizal berpendapat, penangkapan tersebut menjawab kecurigaan selama ini. Pangkalnya, Kapolda Papua, Irjen Mathius D. Fakhiri, sempat mensinyalir adanya dukungan pemerintah daerah (pemda) terhadap operasional KKB.

"Ini harapannya menjadi warning bagi kita semua untuk kita lebih concern dan juga lebih waspada terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok kriminal bersenjata," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolda Papua menduga ada pejabat pemerintahan yang membantu aktivitas KKB pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga. Polri pun memastikan akan menindak siapa pun yang mendukung KKB.

"Ada beberapa pejabat yang terlibat selama ini membiayai mereka. Ini akan kita tegakkan hukumnya," ujarnya, 30 April lalu.

"Kami akan menyasar siapa pun, baik masyarakat maupun pejabat, yang mendukung aktivitas Egianus akan kita tegakkan hukumnya," sambungnya.

img
Immanuel Christian
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan