sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id
Live Streaming

Tangani pandemi, pemerintah diminta libatkan eks Menkes Siti Fadilah

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, pemerintah perlu libatkan pihak yang memiliki rekam jejak menghadapi pandemi.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 21 Jul 2021 18:18 WIB
Tangani pandemi, pemerintah diminta libatkan eks Menkes Siti Fadilah

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B Najamudin, mengatakan, pemerintah harus membuka ruang bagi semua orang berkompeten dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebab, angka penularannya terus mengalami kenaikan.

Sultan menilai, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang dikoordinir oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merupakan langkah tepat dalam menurunkan penularan Covid-19. 

Kendati demikian, dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian ini, pemerintah perlu melibatkan pihak yang memiliki rekam jejak dalam menghadapi pandemi.

"Kita tidak pernah tahu kapan pandemi ini berakhir. Maka kita butuh kesiapan dalam menghadapi bagaimanapun situasinya ke depan. Ini harus melibatkan orang-orang khusus yang memiliki rekam jejak dalam menghadapi pandemi," kata Sultan dalam keterangannya, Rabu (21/7).

Menurut dia, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari adalah salah satu orang yang tepat untuk dilibatkan pemerintah. Siti, kata Sultan dapat dilibatkan untuk memberikan pertimbangan, bahkan menyusuan strategi kebijakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang melawan Covid-19.

Diketahui, perempuan yang kini genap berusia 70 tahun itu pernah menakhodai Indonesia keluar dari pandemi flu babi dan flu burung saat bertugas menjadi Menkes era Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya meminta kepada Bapak Presiden RI untuk memanggil Ibu Siti Fadilah Supari ke Istana dan sekaligus pemerintah untuk dapat memberikan ruang keterlibatan secara formal (kewenangan khusus) dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia", ujarnya.

Sultan menambahkan, kebijakan melawan pandemi ke depan tidak boleh bersifat trial dan error. Menurutnya, pemerintah harus dirumuskan dengan pendekatan yang berasal dari kacamata ilmu pengetahuan dengan melibatkan orang yang berpengalaman secara komprehensif dalam dunia epidemiologi.

Sponsored

"Dan beliau (Siti Fadilah) memiliki semuanya untuk berperan besar membantu pemerintah menanggulangi Covid-19. Ibu Siti adalah aset bangsa ini. Apalagi dalam menghadapi pandemi. Beliau adalah seorang ilmuwan dan kaya pengalaman di birokrasi sebagai menteri di pemerintahan," tandas dia.

Sekedar informasi, pada Maret lalu sebuah petisi online diluncurkan di situs Change.org. Dalam petisi itu, para penggagas menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera membebaskan eks Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari dari penjara.

Berita Lainnya