logo alinea.id logo alinea.id

Tim DVI Polri identifikasi potongan tubuh anak keempat Abu Hamzah

Rencananya tim DVI Mabes Polri akan mengujinya melalui sampel DNA.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Jumat, 15 Mar 2019 13:35 WIB
Tim DVI Polri identifikasi potongan tubuh anak keempat Abu Hamzah

Tim DVI Mabes Polri menyatakan telah mengidentifikasi potongan tubuh anak keempat pasangan terduga teroris Abu Hamzah dan Solimah, pascaledakan bom di rumah mereka yang terletak di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuranbambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Kepala Biro Penerangan masyarakat mabes Polri, Brigjen pol Dedi Prasetyo, mengatakan Abu Hamzah dan Solimah mempunyai 4 anak. Mereka masing-masing berinisial H (18), A (16), S (11), dan H (2). Potongan tubuh yang ditemukan pihaknya merupakan bagian jasad dari H (2).Sementara ketiga anaknya yang lain hingga kini masih dicari keberadaannya. 

“Tiga anaknya AH masih dicari oleh tim Densus 88. Anak pertama, kedua, dan ketiga. Yang ditemukan jasadnya kemarin diduga adalah anak terakhir, anak yang keempat," kata Dedi saat ditemui di Jakarta pada Jumat, (15/3).

Terkait potongan tubuh yang telah ditemukan, Dedi mengatakan, rencananya tim DVI Mabes Polri akan mengujinya melalui sampel DNA. Tidak menutup kemungkinan Abu Hamzah selaku ayah dari bocah itu akan diambil sampel biologis guna mencocokkan DNA pada potongan tubuh tersebut.

"Jadi masih mencari sampel DNA, kalau itu anak-anaknya maka diambil uji sampel biologis ayahnya (Abu Hamzah)," katanya.

Sementara Solimah, istri terduga teroris Abu Hamzah yang memutuskan meledakkan dirinya sendiri saat terkepung polisi di rumahnya sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu, (13/3), kondisi tubuhnya hancur berkeping-keping hingga terpental sejauh 70 meter. Solimah diduga meledakan diri bersama anaknya. Saat jasadnya ditemukan, kondisinya sudah tak utuh.

"Abu Hamzah menyampaikan kepada penyidik Densus, istrinya lebih keras pemahamannya dibanding dia sendiri. Lebih militan istrinya. Makanya, setelah dilakukan negosiasi dan imbauan selama hampir 10 jam, istrinya nekat melakukan suicide bomber-nya itu," kata Dedi.

Berdasarkan hasil penggeledahan di rumah Abu Hamzah dan terduga teroris lainnya Asmir Khair alias Ameng, polisi menemukan 300 kilogram bahan peledak.

Sponsored

“300 kilogram itu penyitaan di dua tempat kejadian perkara. Di rumah Abu Hamzah yang paling banyak bahan peledak, ada 100 kilogram bubuk bahan peledak,” ucap Dedi.