sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Wagub DKI: Banjir berpotensi lebih cepat menyerang Jakarta

Biasanya banjir menghantui Jakarta berlangsung pada akhir tahun hingga awal tahun, kini berpotensi lebih cepat akibat anomali iklim

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 23 Sep 2020 18:55 WIB
Wagub DKI: Banjir berpotensi lebih cepat menyerang Jakarta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 365.240
Dirawat 64.032
Meninggal 12.617
Sembuh 289.243

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memperkirakan adanya potensi percepatan bencana banjir di kawasan ibu kota. Hal itu terjadi lantaran anomali atau perubahan iklim yang tak biasa di Indonesia. Perubahan iklim ini juga terjadi di beberapa daerah dan sejumlah negara di dunia.

Jika biasanya banjir yang kerap menghantui Jakarta berlangsung pada akhir tahun hingga awal tahun, kini berpotensi lebih cepat akibat anomali iklim.

Untuk itu, orang nomor dua di Jakarta ini meminta warga untup waspada dan siaga jika banjir datang lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

"Biasanya banjir masuknya Desember, Januari, sampai Maret. Ada potensi lebih cepat," kata Riza di Jakarta, Rabu (23/9).

Meski demikian, Riza mengklaim jajaran Pemprov DKI sudah bekerja menanggulangi banjir dalam mengahadapi musim penghujan yang kerap menyerang ibu kota.

Pemprov DKI juga sudah mengerahkan 54 alat berat ekskavator untuk melakukan pengerukan waduk dan sungai demi mencegah banjir.

"Masyarakat mungkin tidak lihat kami punya 54 alat berat ekskavator yang setiap hari mengeruk sungai dan waduk di Jakarta dalam rangka meningkatkan volume penampungan air," tuturnya.

Selain itu, Pemda DKI juga telah membuat sodetan, mengatur pintu air, memperbaiki pompa, hingga mengatur air ke laut.

Sponsored

"Jangan dikira petugas pompa kami cuma kerja saat  banjir. Saat kemarau mereka juga mengatur pompa," jelasnya. 

Berita Lainnya