sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

FIFA selidiki tindakan provokasi ofisial tim Jerman

Dua anggota tim ofisial Jerman mendatangi bangku pemain cadangan Swedia sambil mengepalkan tangannya.

Hermansah
Hermansah Senin, 25 Jun 2018 09:55 WIB
FIFA selidiki tindakan provokasi ofisial tim Jerman

FIFA membuka proses penyelidikan terhadap dua ofisial tim Jerman yang mendekati bangku pemain cadangan tim Swedia untuk dan melakukan tindakan provokatif. Dua ofisial tersebut melakukannya setelah sang juara bertahan Piala Dunia meraih kemenangan di Grup F pada Sabtu (23/6).

Petugas media tim Ulrich Voigt dan  pegawai Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) yang mengurusi timnas, Georg Behlau, mendatangi bangku pemain cadangan Swedia sambil mengepalkan tangannya, ketika Toni Kroos mencetak gol penentu kemenangan 2-1 Jerman menjelang laga usai.

Staf pelatih Swedia dan sejumlah pemain pengganti menanggapi dengan serius dan berdiri. Kemudian berkonrontasi dengan mereka dan mendorong mereka untuk kembali ke area tekniknya. Insiden itu hampir mengarah ke bentrok fisik yang lebih luas setelah para ofisial Swedia mendorong Behlau untuk menjauh.

"Komite Disiplin FIFA telah membuka penyelidikan disiplin terhadap ofisial Jerman Ulrich Voigt dan Georg Behlau untuk insiden-insiden pada akhir pertandingan Jerman melawan Swedia," kata FIFA dalam pernyataannya pada Minggu (24/5).

Insiden itu tertangkap kamera dan dengan cepat menjadi viral, sambil juga mempromosikan reaksi marah dari pelatih dan para pemain Swedia. Pemain Swedia Emil Forsberg menyebut tindakan kubu Jerman itu "menjijikkan." Pelatih Jerman Joachim Loew mengatakan dirinya tidak menyadari insiden itu.

DFB mengatakan kedua orang itu telah meminta maaf kepada tim Swedia.

"Keduanya adalah anggota staf pelatih tim nasional. Keduanya mendekati bangku pemain cadangan Swedia. Itu adalah kesalahan yang disesali oleh keduanya," kata juru bicara timnas Jerman, Jens Grittner kepada Reuters seperti dilansir Antara.

"Dalam beberapa menit, mereka meminta maaf kepada organisasi pimpinan tim Swedia dan juga pelatih Swedia. Tidak seorang pun dipukul atau ditendang oleh mereka, tidak ada saling melontarkan kata-kata makian atau sumpah serapah, namun tetap saja sikap itu keliru. DFB menyesali insiden itu dan meminta maaf kepada tim dan delegasi Swedia," papar Grittner. Dia tidak mengatakan apakah DFB akan mengambil tindakan kepada dua pegawainya.

Sponsored

DFB berupaya menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024, juga tidak mengatakan apakah akan mencabut akreditasi kedua sosok itu atau apakah mereka akan menjadi bagian dari tim di tepi lapangan pada pertandingan terakhir mereka di Grup F, melawan Korea Selatan pada 27 Juni.

Jerman selaku juara Piala Dunia 2014, kalah pada pertandingan pembukaan melawan Meksiko. Kemenangan mereka atas Swedia memberi mereka harapan untuk melaju ke putaran selanjutnya.
 

Berita Lainnya

2 varian Xiaomi Mi MIX 4 muncul di TENAA

Kamis, 29 Jul 2021 15:17 WIB

ICW: Tuntutan 11 Tahun Juliari Sangat Rendah

Kamis, 29 Jul 2021 18:48 WIB

Pemkot Kediri upayakan tambah ambulans

Sabtu, 10 Jul 2021 18:32 WIB