close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Badai salju pada pertandingan LAFC kalah 0-3 dari Real Salt Lake. Foto oleh Chris Gardner-Getty Images
icon caption
Badai salju pada pertandingan LAFC kalah 0-3 dari Real Salt Lake. Foto oleh Chris Gardner-Getty Images
Olahraga
Senin, 04 Maret 2024 11:29

Gilanya pertandingan sepakbola di tengah badai salju

Pada pertengahan babak kedua, jarak pandang menjadi masalah, meski wasit menukar bola warna oranye.
swipe

Sayap kanan Andrés Gómez mencetak dua gol dan satu assist untuk memimpin Real Salt Lake menang 3-0 atas Los Angeles FC dalam laga Major League Soccer (MLS)

. Kedua tim bermain dalam badai salju di Sandy, Utah, Sabtu (2/3). Cristian Arango mencetak gol terakhir saat Real Salt Lake menciptakan tiga gol di babak pertama.

Pertandingan awalnya ditunda dua jam karena angin kencang dan masalah cuaca lainnya. Setelah berjalan, pertandingan dihentikan hanya tiga menit setelah dimulai karena petir. Laga ditunda selama hampir satu jam lagi.

“Ini kondisi yang mustahil,” kata manajer LAFC Steve Cherundolo usai pertandingan disitir The Guardian. “Saya merasa kasihan kepada para pemain karena kami membuat mereka mengalami hal ini.”

Saat pertandingan berlanjut, salju menutupi sebagian besar rumput dan salju terus turun dengan deras sepanjang pertandingan. Pada paruh waktu, para pekerja menyekop salju agar garis tengah, kotak gawang, dan kotak penalti terlihat.

Otoritas Major League Soccer (MLS/Liga Utama Amerika Serikat) memilih untuk melanjutkan permainan daripada menghentikannya.

Pada pertengahan babak kedua, jarak pandang menjadi masalah, meski wasit menukar bola warna oranye.

Timbunan salju memaksa wasit pengganti Aleksandar Zhelyazkov membuat garis di lapangan untuk menunjukkan seberapa jarak pemain lawan harus menjauh dari bola saat eksekusi tendangan bebas.

“Benar-benar lelucon yang harus kami mainkan hari ini. Salah satu pertandingan olahraga profesional terburuk yang pernah saya alami dalam hidup saya,” kata Cherundolo. “Pertandingan ini bisa saja dan seharusnya dihentikan. Menurut pendapat saya, kami terpaksa harus bermain hari ini adalah sebuah aib.”

Kiper LAFC Hugo Lloris terlihat menggigil sepanjang pertandingan, rambutnya membeku, dan salju menumpuk di kepalanya.

“Itu sungguh konyol, tidak ada cara lain untuk menjelaskannya,” tambah Cherundolo.

Dilansir Sports Illustrated, guyuran salju relatif langka di sepak bola. Liga sepak bola Skandinavia (Eropa Utara) biasanya mengikuti kalender musim semi hingga musim gugur. UEFA cenderung melarang tim-tim Eropa Utara menjadi tuan rumah pertandingan di musim dingin.

Namun, penggemar sepak bola tampak menikmati tontonan di Salt Lake City pada Sabtu. Fans kemudian terlihat menari bertelanjang dada saat Real Salt Lake meraih kemenangan telak, tatkala Gómez kembali mencetak gol sesaat sebelum jeda.

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan