sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Thailand juga harap-harap cemas untuk lolos ke babak 3 Pra-Piala Dunia 2026

Mimpi Thailand sangat tergantung pada tim Taegeuk Warriors.

Arpan Rachman
Arpan Rachman Sabtu, 08 Jun 2024 11:14 WIB
Thailand juga harap-harap cemas untuk lolos ke babak 3 Pra-Piala Dunia 2026

Tim nasional Thailand melangkah di ambang harapan untuk lolos ke ronde ketiga zona AFC Pra-Piala Dunia 2026. Asa itu mencuat berkat hasil gemilang imbang 1-1 kontra tuan rumah China, Kamis (6/6)  

“Sangat disayangkan kami tidak bisa memenangkan pertandingan,” kata pelatih China Branko Ivankovic. “Para pemain saya berada di bawah tekanan besar, dan mereka berusaha sebaik mungkin.

“Para pemain muda termasuk Behram, Xie Wenneng, Wang Zhenao, dan Xu Haoyang, yang memainkan pertandingan internasional pertama mereka, melakukan pekerjaan dengan baik,” tambahnya di situs AFC.

Ivankovic merasa hasilnya akan berbeda seandainya Fei Nanduo mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-49. Eksekusi itu meleset lambung tinggi dari gawang.

China membuang beberapa peluang di menit-menit terakhir. Pelatih asal Kroasia meminta skuadnya harus lebih sabar untuk mengatur serangan.

“Bagi kami, turnamen kualifikasi belum berakhir. Kami akan berusaha sekuat tenaga di pertandingan berikutnya dan berusaha lolos ke babak berikutnya,” tegas Ivankovic.

Sebaliknya, Gajah Perang sang raja Asia Tenggara tinggal memukul Singapura di laga terakhir, Selasa (11/6), pekan depan. Margin kemenangan 3-0 akan cukup menggenapkan langkah maju Thailand.  

Tapi China hanya membutuhkan hasil imbang melawan juara grup Korea Selatan. Celah kecil yang bisa memupus harapan Thailand untuk maju: perolehan terakhir satu angka untuk China.

Sponsored

Jadi, Thailand harus mengalahkan Singapura dengan selisih gol yang cukup besar sembari berharap tim China asuhan Branko Ivankovic kalah untuk mendapatkan peluang lolos.

Pada klasemen sementara Grup C, pasukan Masatada Ishii mengumpulkan poin 5 menempati posisi ketiga. China pesaing mereka masih unggul tiga poin di atas mereka. Sementara peringkat puncak diduduki Korsel, yang telah menyegel tempat di ronde ketiga AFC Pra-Piala Dunia '26.

Mimpi Thailand sangat tergantung pada tim Taegeuk Warriors. Dua seteru, China dan Thailand, kini sedang berebut runner-up. Kans kedua tim 50:50 dengan baik China maupun Thailand tidak lebih diuntungkan.

Pertandingan terakhir mempertemukan Korsel dengan China, sedangkan Thailand menjamu Singapura juru kunci yang telah masuk kotak kegagalan. Jika China kalah 0-1 saja dan Thailand bisa menang 3-0, maka loloslah Thailand.

Seandainya demikian, kedua tim akan sama-sama menghasilkan 8 poin dengan selisih gol Thailand 9-8 dan China 9-9. Pada posisi seperti ini, kalkulasi AFC mengutamakan jumlah poin terbanyak kemudian selisih gol di antara kedua tim.

Di sini tampak proyeksi poin yang sama, tapi selisih gol Thailand lebih baik (+1). Gol memasukkan terbanyak oleh sebuah tim menjadi syarat ketiga dalam situasi tiebreakers.

Thailand berpeluang menang 3-0 atas Singapura di Bangkok mendatang karena pada leg pertama di National Stadium, Singapura, Supachok dkk unggul 3-1. Sebaliknya China akan payah menahan Korsel di Seoul sebab pada leg pertama di kandang sendiri Wu Lei cs sudah kalah telak 0-3.

Beda halnya kalau Thailand hanya menang 3-1 di saat China kalah 0-1 dalam pertandingan pemungkas nanti. Klasemen akhir kedua tim akan sama menghasilkan 8 poin dengan selisih gol identik 9-9. China yang dipastikan lolos karena tiga syarat utama kalkulasi AFC takkan berlaku.

Di sini, syarat keempat yang berlaku: Jumlah poin terbanyak yang diperoleh di semua pertandingan di antara tim terkait. Rekor head-to-head China mengungguli Thailand. Di Bangkok, mereka menang 2-1 sebagai tamu. Sementara Gajah Raja hanya mampu draw 1-1 di Shenyang Olympic Sports Centre Stadium, Shenyang, dua hari lalu.

Publik Negeri Siam sangat mencintai tim nasional mereka. Seperti jajak pendapat Kasem Bundit University mengungkapkan bahwa mayoritas penggemar sepak bola Thailand percaya bahwa pelatih Jepang Masatada Ishii akan membimbing Gajah Perang meraih kemenangan atas China pada hari Kamis yang lalu.

Dinukil Bangkok Post, jajak pendapat tersebut mensurvei total 1.053 orang – 708 laki-laki dan 345 perempuan. Hasilnya menunjukkan bahwa 32,76 persen penggemar memperkirakan Thailand akan mengalahkan China, sementara 31,20 persen lainnya menilai peluang Gajah Perang untuk menang cukup tinggi.

Langkah maju Thailand di kualifikasi terakhir AFC untuk Pra-Piala Dunia 2026 sekaligus akan mengulangi prestasi edisi 2002 dan 2018. Gajah Perang ini kampiun tujuh trofi Kejuaraan ASEAN dan sembilan medali emas SEA Games, terbanyak di antara negara Asia Tenggara lain.

Mereka peringkat ketiga di Piala Asia 1972 dari tujuh kali tampilan. Peringkat keempat pada Asian Games 1990 dan 1998 dan dua kali mengikuti Olimpiade. Thailand memang adalah raja Asia Tenggara.(theafc,bangkokpost)

Berita Lainnya
×
tekid