Timsel: 54 calon Bawaslu DKI Jakarta lulus tahap verifikasi administrasi
Sebanyak 11 orang dari total 65 pendaftar dinyatakan gugur lantaran tak memenuhi persyaratan.

Sebanyak 54 pendaftar calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta 2023-2028 lulus tahap verifikasi administrasi. Sebanyak 11 orang dari total 65 pendaftar dinyatakan gugur lantaran tak memenuhi persyaratan.
"Dari 65 orang peserta, ada 54 orang peserta yang lulus verifikasi berkas dan 11 orang yang tidak lulus karena berkas tidak lengkap dan syarat usia belum genap 35 tahun," kata Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Bawaslu DKI, Didik Suhariyanto, dalam keterangannya, Rabu (17/5).
Didik melanjutkan, peserta yang lulus tahapan administrasi berasal seluruh wilayah kota/kabupaten Jakarta. Misalnya, terdapat 6 peserta domisili Jakarta Pusat yang lolos tahapan berikutnya.
"Jakarta Selatan terdapat 10 orang, Jakarta Barat terdapat 5 orang, Jakarta Utara terdapat 10 orang, Kabupaten Kepulauan Seribu terdapat 1 orang, dan sebaran wilayah terbanyak yang lulus berasal dari Jakarta Timur sebanyak 22 orang," tuturnya.
Dia pun mengucapkan selamat kepada nama-nama peserta yang lulus. "Semoga daftar peserta lulus ini, yang terdiri dari 42 orang peserta laki-laki dan 12 orang peserta perempuan, dapat mengikuti tahapan tes berikutnya dengan lancar."
Sekretaris Timsel Bawaslu DKI, Rasminto, menambahkan, 54 pendaftar yang lulus berhak mengikuti tahapan berikutnya, tes tertulis, pada 22 Mei. Kegiatan berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Untuk waktu tes tertulis, akan diinformasikan kemudian. Maka, tolong agar selalu memantau website Bawaslu DKI Jakarta," ucapnya.
Rasminto juga meminta peserta lulus verifikasi administrasi membawa makalah dengan topik kepemiluan sebagai syarat penilaian tes. "Informasi lengkap terkait pengumuman ini dapat diunduh pada website jakarta.bawaslu.go.id."
Di sisi lain, Timsel Bawaslu DKI mengajak masyarakat agar masukan dan tanggapan terhadap nama-nama yang lulus verifikasi administrasi. "Dari tanggal 17 Mei 2023 sampai 6 Juni 2023," ujar Rasminto.

Derita jelata, tercekik harga pangan yang naik
Senin, 21 Feb 2022 17:25 WIB
Menutup lubang “tikus-tikus” korupsi infrastruktur kepala daerah
Minggu, 13 Feb 2022 15:06 WIB
Segudang persoalan di balik "ugal-ugalan" RUU IKN
Minggu, 23 Jan 2022 17:07 WIB
Mendesak, revisi garis kemiskinan demi menyentuh si miskin yang tersembunyi
Selasa, 06 Jun 2023 17:18 WIB
Ironi bisnis atribut kampanye: Sepi saat kandidat dan parpol berjibun
Minggu, 04 Jun 2023 06:11 WIB