sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Prabowo ibaratkan kecurangan Pemilu 2019 turnamen sepak bola tingkat kampung

Lebih lanjut, Prabowo memperingatkan kepada pemerintah untuk tak melakukan kecurangan. Sebab, katanya, hal itu akan dicatat masyarakat.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Rabu, 01 Mei 2019 16:30 WIB
Prabowo ibaratkan kecurangan Pemilu 2019 turnamen sepak bola tingkat kampung

Di hadapan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang memperingati Hari Buruh Internasional di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali menegaskan soal kecurangan di Pemilu 2019.

Dalam kesempatan ini, Prabowo mengatakan, kecurangan harus dihentikan. Sebab, bisa mengganggu jalannya pemerintahan ke depan lantaran tak dapat dukungan penuh rakyat.

"Saya mengibaratkan seperti turnamen sepak bola. Kalau kita lihat sepak bola di tingkat kampung saja pasti ada aturan tiap kesebelasan. Enggak boleh tangan itu bermain. Wasit dan hakim garis harus jujur. Kalau aturan main tidak dipatuhi, biasanya enggak mau diakui hasil pertandingan itu. Betul enggak? Itu sepak bola tingkat kampung. Apalagi 250 juta rakyat Indonesia mau dicurangi?" ujarnya di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (1/5).

Lebih lanjut, Prabowo memperingatkan kepada pemerintah untuk tak melakukan kecurangan. Sebab, katanya, hal itu akan dicatat masyarakat.

Sponsored

"Untuk intel-intel yang ada di sini saya kasih imbauan tadi juga peringatan atas nama rakyat Indonesia saya beri peringatan kepada kau yang merasa punya kekuasaan. Saya ingatkan, hati-hati rakyat Indonesia yang nantinya menentukan nasib bangsa. Ingat, rakyat Indonesia mencatat setiap penindasan yang kau buat," katanya.

Prabowo pun menyampaikan kepada semua pendukungnya untuk mencatat pihak mana saja yang melakukan pelanggaran pemilu di daerahnya.