logo alinea.id logo alinea.id

Prabowo janji bangun industri mobil berbahan bakar sawit

Ide Prabowo membangun industri mobil berbahan bakar sawit berangkat dari anjloknya harga komoditas kelapa sawit.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Rabu, 10 Apr 2019 01:45 WIB
Prabowo janji bangun industri mobil berbahan bakar sawit

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, berjanji bakal membangun industri mobil menggunakan bahan bakar minyak kelapa sawit. Janji Prabowo itu disampaikan ketika melakukan kampanye terbuka di Palembang, Sumatera Selatan pada Selasa, (9/4).

Ide Prabowo membangun industri mobil berbahan bakar sawit berangkat dari anjloknya harga komoditas kelapa sawit. Karena itu, jika dirinya memenangi pemilihan presiden atau pilpres pada 17 April 2019 mendatang, Prabowo berjanji bakal menstabilkan harga komoditas kelapa sawit. Tak hanya itu, ia juga berjanji komoditas karet pun akan turut distabilkan.

Prabowo mengatakan, untuk menstabilkan harga karet dan kelapa sawit dirinya akan membangun industri yang dapat menyerap hasil panen para petani karet dan sawit. Salah satunya dengan membangun industri mobil dalam negeri.

Lewat industri mobil itu, kata Prabowo, komoditas yang dihasilkan oleh petani karet dan kelapa sawit dapat terserap. Menurut Prabowo, bahan baku karet pada industri mobil bisa dijadikan untuk membuat ban. Sementara kelapa sawit, dapat di optimalkan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar.

“Kita akan bangun industri mobil dalam negeri. Tapi bukan mobil tipu-tipu. Mobil butuh ban jadi butuh karet. Sawit apalagi, kita akan butuh untuk bahan bakar mobilnya,” kata Prabowo. 

Menurut Prabowo, cara ini merupakan solusi untuk mengatasi anjloknya harga karet dan sawit yang kini sedang ditolak di pasar Eropa. Namun demikian, untuk membangun industri dalam negeri tersebut, pada prinsip harus berpijak pada kemandirian, sehingga dapat berdiri di kaki sendiri.

“Kalau elite berjuang untuk rakyat, maka tak akan kebinguan dengan anjloknya harga. Prabowo-Sandi punya banyak rencana untuk mensejahterakan rakyat. Kita percaya pada kemampuan diri sendiri,” kata Prabowo.

Selain mengumbar janji, Prabowo juga mengajak pendukungnya untuk mengawal suara dukungan dengan mengawasi proses pemilihan di tempat pemungutan suara pada Pemilu 2019. Sebab, kecurangan sangat mungkin terjadi jika proses pemilihan presiden ini tidak dikawal.

Sponsored

"Periksa betul, kotak suaranya harus kosong. Terus tunggu perhitungan suara sampai selesai. Jangan sampai hantu ikut memilih. Jangan sampai ada tuyul ikut memilih. Ini ada orang usia 150 tahun ikut memilih (sudah meninggal, red). Nggak bener ini," kata Prabowo.

Untuk itu, Prabowo meminta pendukungnya terus mengobarkan semangat apalagi masa pencoblosan tinggal menyisakan delapan hari lagi. Para pendukungnya diminta berani bersikap jika terjadi kecurangan dengan tidak mendiamkan begitu saja.

"Apakah saudara rela dicurangi? Jika anda dicurangi, lawan," kata Prabowo.