close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi Bebas Visa. Alinea.id/dibuat oleh AI.
icon caption
Ilustrasi Bebas Visa. Alinea.id/dibuat oleh AI.
Peristiwa
Rabu, 18 Februari 2026 12:33

China resmi bebaskan visa untuk warga Inggris dan Kanada

Inggris dan Kanada bebas visa 30 hari ke China hingga akhir 2026, mendorong perjalanan, bisnis, dan kerja sama.
swipe

Warga negara Inggris dan Kanada kini dapat melakukan perjalanan ke China daratan tanpa visa selama maksimal 30 hari mulai 17 Februari 2026, yang bertepatan dengan tahun baru Imlek.

Kementerian Luar Negeri China menyatakan kebijakan bebas visa tersebut berlaku untuk tujuan wisata, bisnis, maupun kunjungan ke keluarga dan teman. Aturan ini akan diberlakukan hingga 31 Desember 2026 pada tahap awal.

“Pemegang paspor biasa dari negara-negara tersebut dapat memasuki China tanpa visa untuk keperluan bisnis, pariwisata, mengunjungi kerabat dan teman, pertukaran, atau transit selama periode yang tidak melebihi 30 hari,” tulis Kementerian Luar Negeri China dilansir dari Spacewar, Rabu (18/2).

Kebijakan tersebut diumumkan tak lama setelah kunjungan resmi Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, ke China bulan lalu. Dalam pertemuan tersebut, Starmer dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk melonggarkan aturan perjalanan antara kedua negara.

Starmer mengatakan kesepakatan itu akan mempermudah pelaku usaha Inggris untuk memperluas bisnis mereka di China. Namun, sejumlah pihak mengkritik langkah Downing Street untuk mereset hubungan dengan Beijing karena dinilai mengabaikan isu hak asasi 

Dengan kebijakan ini, aturan bagi pemegang paspor Inggris dan Kanada kini disamakan dengan 50 negara lain, termasuk Prancis, Jerman, Italia, Australia, dan Jepang, yang lebih dahulu memperoleh fasilitas serupa.

Ratusan ribu warga Inggris diperkirakan dapat memanfaatkan kebijakan ini. Data Office for National Statistics menunjukkan sekitar 620.000 warga Inggris melakukan perjalanan ke China sepanjang 2024.

Dalam kunjungan resminya pada Januari, Starmer menyatakan bahwa dunia usaha Inggris telah sangat menginginkan cara untuk memperluas jejak mereka di China.

Selain isu perjalanan, Xi dan Starmer juga menyepakati pendalaman kerja sama perdagangan di sektor jasa, kesehatan, teknologi hijau, dan keuangan. Meski demikian, tidak ada pengumuman mengenai perjanjian perdagangan bebas berskala besar.

Menjelang keberangkatan Starmer ke China, pemerintah Inggris juga menyetujui rencana pembangunan kedutaan besar China yang baru di pusat Kota London. Sejumlah pihak menentang proyek tersebut dengan alasan berpotensi digunakan sebagai basis kegiatan spionase dan menimbulkan risiko keamanan.

Meski menuai pro dan kontra, kebijakan bebas visa 30 hari ini menandai babak baru dalam hubungan perjalanan dan bisnis antara China dengan Inggris dan Kanada, setidaknya hingga akhir 2026.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan