close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR) Sumatera, Tito Karnavian. Foto Instagram @titokarnavian.
icon caption
Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR) Sumatera, Tito Karnavian. Foto Instagram @titokarnavian.
Peristiwa
Minggu, 25 Januari 2026 20:43

Dari Aceh hingga Agam, negara hadir di lokasi bencana

Ketua Satgas PRR meninjau Huntara, sekolah darurat, dan normalisasi sungai demi pemulihan pascabencana Sumatera.
swipe

Negara tidak hanya hadir dari balik meja. Pesan itu mengemuka dari rangkaian kunjungan kerja Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR) Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, yang turun langsung ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sepanjang pekan ini.

Di Aceh, Tito melakukan kunjungan kerja pada Rabu hingga Jumat (21–23/1). Mengutip laman resmi Pemerintah Aceh, ia bahkan menempuh perjalanan menggunakan perahu untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi di Aceh Utara. Dalam kunjungan tersebut, Tito meninjau posko pengungsian di Desa Bukit Linteung dan Lubuk Pusaka, serta melihat langsung kondisi hunian sementara (Huntara) di Kabupaten Pidie Jaya dan Desa Ramah Rayeuk.

Tak sekadar meninjau, Tito juga makan siang bersama warga di tenda pengungsian Desa Bandar Pusaka, Dusun Seulemak. Ia duduk dan berbincang langsung dengan warga yang tengah berjuang memulai kembali kehidupan mereka pascabencana.

Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam penanganan bencana di Aceh. Menurutnya, kehadiran langsung Tito Karnavian beserta jajaran menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat, baik dalam penanganan darurat, penyaluran bantuan, maupun percepatan penyediaan hunian sementara.

Dari Aceh, kunjungan kerja berlanjut ke Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Di daerah ini, Tito meninjau sekolah darurat SDN 155678 Huta Nabolon 2, Kecamatan Tukka. Di bawah tenda sekolah darurat, ia menyaksikan langsung aktivitas belajar-mengajar yang tetap berjalan di tengah keterbatasan fasilitas akibat bencana.

Selain itu, Tito juga meninjau normalisasi Sungai Sikka sepanjang 10,5 kilometer. Ia melihat langsung proses pengerukan lumpur dan sedimen menggunakan alat berat yang materialnya dimanfaatkan sebagai tanggul sementara.

“Nantinya di bagian kiri dan kanan sungai juga akan dibangun tanggul yang berfungsi sebagai benteng bila terjadi luapan air sungai,” ujar Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kepada wartawan, Sabtu (24/1).

Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke Sumatera Barat, tepatnya Kabupaten Agam. Di wilayah ini, pemerintah memulai babak baru pemulihan dengan meresmikan hunian sementara di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Sabtu (24/1).

Bupati Agam Benni Warris, seperti dilansir dari akun resmi Diskominfo Agam, menyebut peresmian huntara tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam.

Sementara itu, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik mengakui bahwa kehadiran langsung Tito Karnavian di lapangan, disertai komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, membuat daerah tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi masa pemulihan.

Terlebih, dorongan pengembalian Transfer ke Daerah (TKD) bagi daerah terdampak bencana dinilai menjadi napas penting agar pemerintah daerah tetap dapat bergerak di tengah keterbatasan anggaran.

“Negara benar-benar hadir,” ujar Syukri kepada wartawan di Pendopo Wali Kota Sibolga, Sabtu (24/1).

img
Tim copywriter
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan