close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
ilustrasi. Istimewa.
icon caption
ilustrasi. Istimewa.
Peristiwa
Kamis, 09 Juli 2026 15:16

IRGC klaim serang pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain, ancam balas jika diserang lagi

IRGC mengklaim menyerang pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain sebagai balasan atas serangan Washington ke Iran.
swipe

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap infrastruktur dan fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait dan Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke negaranya.

Seperti dilansir dari Anadolu Ajansi, Kamis (9/7), IRGC menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan aksi militer AS tanpa respons. Pernyataan tersebut disampaikan melalui kantor penyiaran negara Iran, IRIB.

Dalam pernyataannya, IRGC menuduh AS melanggar komitmen yang telah dibuat dengan kembali melancarkan serangan ke sejumlah provinsi pesisir di selatan Iran.

"Kami tidak akan membiarkan agresi militer Amerika Serikat tanpa balasan," demikian pernyataan IRGC.

IRGC juga memperingatkan bahwa serangan balasan akan diperluas ke pangkalan-pangkalan militer AS lainnya di kawasan Timur tengah apabila Washington kembali melakukan aksi militer terhadap Iran.

"Jika mereka mengulangi agresinya, respons menghancurkan kami akan diperluas ke pangkalan-pangkalan Amerika Serikat lainnya di kawasan," bunyi pernyataan tersebut.

IRGC menyatakan pada tahap pertama operasi balasan, pasukan angkatan laut dan angkatan udara Garda Revolusi melancarkan operasi gabungan menggunakan rudal dan drone untuk menyerang sejumlah fasilitas utama di pangkalan militer AS.

"Pada tahap pertama tindakan balasan terhadap pelanggaran perjanjian oleh Amerika, pasukan angkatan laut dan angkatan udara IRGC dalam operasi gabungan rudal dan drone menyerang infrastruktur serta fasilitas utama di dua pangkalan yang diduduki AS di Arifan dan Ali al-Salem di Kuwait, serta Jafair dan Sheikh Isa di Bahrain, hanya beberapa jam setelah serangan musuh," kata IRGC.

Pernyataan tersebut muncul setelah media Iran melaporkan gelombang baru serangan AS pada Rabu (8/7/2026) malam yang menyasar sejumlah lokasi di wilayah selatan dan tenggara Iran.

Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pasukannya telah melancarkan serangan tambahan terhadap Iran untuk semakin mengurangi kemampuan Teheran mengancam kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan