sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Airlangga akan rangkul pendukung Bamsoet

Munas selesai, kader Golkar pastikan tidak ada lagi sekat antarpendukung Airlangga dan Bamsoet.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Sabtu, 07 Des 2019 13:28 WIB
Airlangga akan rangkul pendukung Bamsoet
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 287008
Dirawat 61686
Meninggal 10740
Sembuh 214947

Airlangga Hartarto resmi ditetapkan Ketua Umum Golkar 2019-2024 dalam Musyawarah Nasional (Munas) X Golkar pada pekan lalu. Airlangga dipilih secara aklamasi, usai Bambang Soesatyo (Bamsoet) memilih mundur, meski sempat maju menjadi calon ketum. 

Partai Golkar memang sempat terbelah suaranya, walau tidak terlalu mencolok. Ada kubu Airlangga dan kubu Bamsoet. 

Setelah Munas X Golkar usai, Airlangga Hartato dipastikan merangkul semua anggota Partai Golkar. Termasuk para pendukung Bambang Soesetyo (Bamsoet).

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, persaingan antarpendukung sudah tidak lagi berlaku setelah adanya penetapan Airlangga sebagai Ketum Golkar. Ia pun memastikan, tak ada lagi riak-riak dalam tubuh Golkar.

"Saya kira, kemarin Airlangga dalam pidato penutupan setelah munas menyebut tidak ada lagi kubu-kubu Airlangga atau Bamsoet. Sekarang ini, seluruh warga Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga," kata Ahmad pada Sabtu (7/12).

Menurut Ahmad, pengurus dalam struktur Partai Golkar juga akan dipilih secara demokratis. Ia menuturkan, siapa saja anggota Partai Golkar yang berprestasi dapat menduduki jabatan pengurus.

"Kita sudah punya sistem pemilihan namanya PDLT, yang namanya pengurus berdasarkan prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela," ucap Ahmad.

Ahmad yakin, Partai Golkar akan solid satu sama lain. Ia berpandangan, beberapa momentum menjelang pemilihan ketua umum kemarin adalah bentuk demokratisasi semata.

Sponsored

Sebelumnya, setelah dinyatakan menang secara aklamasi, Airlangga memberikan posisi kehormatan bagi para seniornya. Rinciannya:  Jusuf Kalla (JK) dan Luhut B. Panjaitan. 

Selain itu, ia juga memberikan jabatan pada Aburizal Bakrie pada jabatan Ketua Dewan Pembina, Akbar Tandjung Ketua Dewan Kehormatan, dan Agung Laksono sebagai Ketua Dewan Pakar.

Harga rumah mewah kian murah

Harga rumah mewah kian murah

Senin, 28 Sep 2020 15:10 WIB
Rapid test, demi kesehatan atau cuan?  

Rapid test, demi kesehatan atau cuan?  

Minggu, 27 Sep 2020 17:55 WIB
Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB