sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Buntut pilkada digelar Desember, rival Gibran resmi mundur

Purnomo mengedepankan rasa kemanusiaan ketimbang urusan politik.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Kamis, 28 Mei 2020 20:36 WIB
Buntut pilkada digelar Desember, rival Gibran resmi mundur
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 59394
Dirawat 29740
Meninggal 2987
Sembuh 26667

Achmad Purnomo, bakal calon Wali Kota Surakarta yang diusung dari DPC PDI Perjuangan dalam Pilkada 2020 resmi mengajukan surat pengunduran diri.

Keputusan rival politik Gibran Rakabuming Raka ini diambil menyusul keputusan KPU RI yang memutuskan Pilkada 2020 digelarĀ 9 Desember mendatang.

"Saya sudah menyerahkan surat resmi pengunduran diri dari pencalonan Pilkada Surakarta 2020 kepada Ketua DPC PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo," kata Achmad Purnomo, di Solo, Kamis (28/05/2020).

Purnomo menjelaskan, keputusan itu awalnya sudah disampaikan secara lisan kepada Ketua DPC PDIP Surakarta pada tanggal 24 April 2020.

"Saya kemudian menyampaikan surat resmi kepada DPC PDIP, Kamis ini," ungkap Wakil Wali Kota Surakarta ini.

Purnomo memastikan keputusan mundur tersebut sudah bulat, setelah mengetahui hasil rapat antara DPR, Kemendagri, KPU, Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) yang sepakat pilkada serentak diadakan 9 Desember.

Saat ini Purnomo tinggal menunggu jawaban partai. Jika DPC PDIP Surakarta menyetujui, maka surat tersebut akan diserahkan kepada DPD PDIP Jawa Tengah dan dilanjutkan ke DPP.

"Dua kemungkinan jawaban pengajuan surat pengunduran diri ini akan disetujui atau ditolak oleh DPC atau DPP. Jika ditolak saya ikuti partai, tetapi jika diterima sesuai kata hati saya," ujarnya.

Sponsored

Mundurnya Purnomo dari pencalonan pilkada tahun ini juga sudah disampaikan kepada pasangannya, yakni bakal calon Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa. Jika Teguh kemudian mengikuti langkah yang sama alias mundur, berarti DPC PDP Surakarta tidak mempunyai calon lagi.

Purnomo sebelumnya memang berjanji akan mundur dari pencalonan Pilkada Surakarta, jika KPU melaksanakan pemilihan kepada daerah di tengah wabah Covid-19 pada tanggal 9 Desember 2020.

Purnomo merasa harus lebih mengedepankan rasa kemanusiaan dibandingkan kepentingan politik semata di tengah wabah Covid-19 di Solo, Jawa Tengah. Dia mengaku tidak sampai hati jika harus kampanye di tengah masyarakat saat pandemi.

Dengan mundurnya Purnomo dari pencalon di Pilkada Surakarta 2020, maka PDIP hanya ada satu bakal calon yakni Gibran Rakabuming Raka yang mendaftarkan diri melalui DPD dan DPP.

Putra sulung Presiden Jokowi itu, saat ditanya soal rencana mundurnya Purnomo, mempersilakan untuk menanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

"Saya sedang fokus kegiatan kemanusiaan terkait musibah Covid-19, soal politik nanti saja dulu. Semua relawan-relawan juga sudah diinstruksikan untuk membantu masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan penangan wabah Covid-19," ujar Gibran. (Ant)

Berita Lainnya