logo alinea.id logo alinea.id

Hanura gagal ke parlemen, Wiranto akui salah tunjuk OSO jadi ketum

Selama dipimpin Wiranto, Partai Hanura sudah dua kali lolos ke parlemen.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 16 Mei 2019 16:14 WIB
Hanura gagal ke parlemen, Wiranto akui salah tunjuk OSO jadi ketum

Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto mengakui dirinya bersalah telah menunjuk Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai Hanura. Karena itulah Partai Hanura gagal melenggang ke Senayan untuk periode 2019-2024.

“Ya, kesalahan saya selama menjadi Ketua DPP Hanura cuma satu, yaitu menunjuk Pak OSO menjadi ketua umum,” kata Wiranto usai menghadiri Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial 2019 di Jakarta Pusat, Kamis (16/5).

Menurut mantan Panglima TNI  itu, para petinggi partai tidak perlu saling menyalahkan ketika partai tidak lolos ke Senayan. Sebaliknya, dia mengajak para pengurus introspeksi dan mengevaluasi kesalahan agar lebih baik ke depan.

“Kan sudah terjadi dan tidak perlu salah-menyalahkan, cukup introspeksi ke depan nanti kita perbaiki," ucapnya.

Lebih lanjut, Wiranto mengaku sedih partai besutannya itu tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold. Padahal selama 10 tahun memimpin, Partai Hanura sudah dua kali lolos ke parlemen. 

“Yang paling sedih kan saya sebagai pendiri, kalau kita bicara yang paling sedih ya," ujar Wiranto.

Aturan parliamentary threshold diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dalam Pasal 414 ayat 1 tertulis partai politik peserta pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR RI.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang sebelumnya mengungkapkan alasan kegagalan Partai Hanura melompati ambang batas parlemen sebesar 4%. Menurut OSO, Hanura gagal ke Senayan karena tindakan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto.

Sponsored

"Jadi ada yang bertanya, kenapa Hanura kalah, ya tanya Wiranto bukan saya. Dia yang membuat kalah kok," kata OSO di sela-sela acara buka puasa bersama Presiden Jokowi di kediamannya di Jalan Karang Asem, Jakarta pada Rabu (15/5).

Namun demikian, OSO tidak menjelaskan lebih jauh peran Wiranto yang menyebabkan Hanura tidak lagi menjadi penghuni Gedung DPR itu. "Ya, tanya Wiranto saja," ujar OSO.