sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kepercayaan publik masih tersisa, Jokowi didorong lakukan reshuflle

Reshuflle dinilai sebagai solusi untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Jokowi.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 27 Apr 2022 13:04 WIB
Kepercayaan publik masih tersisa, Jokowi didorong lakukan reshuflle

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mesti diperbaiki dengan melakukan reshuflle atau perombakan kabinet.

Hal ini disampaikan Jerry menanggapi hasil survei Charta Politika yang menyebutkan 50,1% responden menyatakan puas terhadap kinerja Jokowi. Selain itu, sebanyak 68,5% responden setuju jika Jokowi melakukan reshuffle kabinet. 

"Barangkali saat ini action yang dibutuhkan rakyat. Harus ditingkatkan dengan cara Jokowi membersihkan kabinet. Ganti menteri tak pro rakyat bahkan tak peduli nasib rakyat," ujar Jerry saat dihubungi Aliena.id, Rabu (27/4).

Menurut Jerry, karena tingkat kepercayaan menurun, modal kepercayaan masyarakat kepada Jokowi harus ditingkatkan lagi. Selain melakukan reshuflle, Jokowi juga perlu mengeluarkan kebijakan atau program yang lebih mementingkan rakyat kecil.

Oleh karena itu, sambung Jerry, melakukan reshuflle merupakan salah satu cara agar dapat menghadirkan menteri yang benar-benar memahami keinginan Jokowi. Dengan catatan, tak ada lagi pembantu Jokowi yang mendorong isu penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Kata Jerry, dua isu ini sangat signifikan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi.

"Jokowi sebetulnya tahu siapa yang layak digeser. Saya yakin, jika kabinetnya solid dan tak ada kepentingan kelompok dan pribadi, maka branding sampai tingkat kepuasaan publik bakal tembus 70 persen," ucap dia.

Dia menambahkan, Jokowi juga perlu menempatkan menteri-menteri terbaik dengan strategi yang jitu. Dengan demikian, di akhir jabatannya nanti, Jokowi dan pemerintahannya meninggalkan rekam jejak yang bagus.

Sponsored

"Saya pikir jika Jokowi memanfaatkan orang-orang terbaik dan grand strategy and grand design dari pemerintahannya maka Jokowi akan meninggalkan legacy yang baik," ucap dia.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menyebut 50,1% responden yang menyatakan puas, sedangkan 43,9% menyatakan tidak puas terhadap kinerja para menteri. Sedangkan, 6% lainnya tidak tahu/tidak menjawab.

Kemudian, ketika responden ditanya soal setuju atau tidaknya mereka jika Jokowi kembali melakukan reshuffle kabinet, ditemukan bahwa, sebanyak 68,5% responden menyatakan setuju dan 18,2% tidak setuju terhadap reshuffle kabinet. Sebanyak 13,3% lainnya tidak tahu/tidak menjawab.

Berita Lainnya